Log in
Similar topics
Who is online?
In total there are 2 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 2 Guests :: 2 BotsNone
Most users ever online was 123 on Mon Jun 30, 2008 10:03 pm
Statistics
We have 935 registered usersThe newest registered user is Slogan
Our users have posted a total of 57751 messages in 1698 subjects
Top posters
| Admin (4097) | ||||
| mekganu (3628) | ||||
| Juang (3492) | ||||
| penditaputra (3027) | ||||
| tokkmudim (2844) | ||||
| Kalam (2631) | ||||
| myra_roses (2534) | ||||
| zafran0512 (2315) | ||||
| FeLiSeWoMaN (2310) | ||||
| tajuNM (2159) |
Mengenal asal usul golongan anti hadis......
e-mindakita :: Minda Umum :: Islam
Page 2 of 11 • Share •
Page 2 of 11 •
1, 2, 3, ... 9, 10, 11 
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
sambungan......
kita saksikan lagi persamaan antara kenyataan golongan islam yang mengaku islam tetapi sekali lagi acuannya dari orientalis......
sering kali saya ditemukan dengan kenyataan hebat oleh golongan yang tolak hadis ini....
HADIS HANYA DIREKA, DICIPTA DAN DIBUAT 200 HINGGA 300 TAHUN SELEPAS KEWAFATAN NABI MUHAMMAD.......
Profesor Dr Goldziher dalam pembahasannya Muhammedanische Studien berpendapat bahwa hadis tidaklah berasal dari Rasulullah, melainkan sesuatu yang berasal dari abad pertama dan kedua Hijriyah. Artinya Goldziher berpendapat bahwa hadis adalah buatan ulama abad l dan abad ll H.
Ia berkata, "Bahagian terbesar dari suatu hadis tidak lain adalah hasil perkembangan Islam pada abad l dan ll, baik dalam bidang keagamaan, politik, maupun sosial.Tidaklah benar bahwa hadis merupakan dokumen Islam yang ada pada masa kini, melainkan pengaruh dari perkembangan Islam pada masa kematangan."
wah... satu lagi ajaran sesat dari orientalis yahudi rupanya........
kita saksikan lagi persamaan antara kenyataan golongan islam yang mengaku islam tetapi sekali lagi acuannya dari orientalis......
sering kali saya ditemukan dengan kenyataan hebat oleh golongan yang tolak hadis ini....
HADIS HANYA DIREKA, DICIPTA DAN DIBUAT 200 HINGGA 300 TAHUN SELEPAS KEWAFATAN NABI MUHAMMAD.......
Profesor Dr Goldziher dalam pembahasannya Muhammedanische Studien berpendapat bahwa hadis tidaklah berasal dari Rasulullah, melainkan sesuatu yang berasal dari abad pertama dan kedua Hijriyah. Artinya Goldziher berpendapat bahwa hadis adalah buatan ulama abad l dan abad ll H.
Ia berkata, "Bahagian terbesar dari suatu hadis tidak lain adalah hasil perkembangan Islam pada abad l dan ll, baik dalam bidang keagamaan, politik, maupun sosial.Tidaklah benar bahwa hadis merupakan dokumen Islam yang ada pada masa kini, melainkan pengaruh dari perkembangan Islam pada masa kematangan."
wah... satu lagi ajaran sesat dari orientalis yahudi rupanya........
Last edited by silatgayung on Wed Mar 09, 2011 2:43 pm; edited 1 time in total

silatgayung- Tutor
- Number of posts: 443
State:
Reputation: 0
Credits: 994
Registration date: 2010-12-09
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:
Profesor Dr Goldziher dalam pembahasannya Muhammedanische Studien berpendapat bahwa hadis tidaklah berasal dari Rasulullah, melainkan sesuatu yang berasal dari abad pertama dan kedua Hijriyah. Artinya Goldziher berpendapat bahwa hadis adalah buatan ulama abad l dan abad ll H.
Ia berkata, "ťBagian terbesar dari suatu hadis tidak lain adalah hasil perkembangan Islam pada abad l dan ll, baik dalam bidang keagamaan, politik, maupun sosial.Tidaklah benar bahwa hadis merupakan dokumen Islam yang ada pada masa kini, melainkan pengaruh dari perkembangan Islam pada masa kematangan."
wah... satu lagi ajaran sesat dari orientalis yahudi rupanya........
Jangan dikacaukan dan dibelokkan penolakan terhadap 'hadis/sunnah' karena ajaran Profesor Dr Goldziher,
penolakan terhadap 'hadis/sunnah' adalah karena 'hadis/sunnah' bertentangan dengan petunjuk Allah dalam Alquran.
Orang yang menolak 'hadis/sunnah' sama sekali tidak tau dan tidak peduli dengan pendapat Profesor Dr Goldziher.

faried- Pensyarah
- Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:sambungan.....
saya akan cuba menjawap soalan saudara antesa......
salam atas anda, saudara silatgayung
Itu logic sudahke dibaca,
mereka mengkafirkan orang yang beriman kepada Alquran (tanpa hadis), padahal dengan Alquran timbul keimanan yang benar kepada Allah, malaikat-NYA, kitab-NYA, rasul-NYA dan akhirat. tetapi mereka keluarkan fatwa kafir diluar pada ajaran islam, kafir itu berkekalan dalam Jahannam.
bukan logika saudara tetapi ia selari dengan petunjuk Al-Quran......
dan sesiapa yang tidak menghukum dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah maka mereka itulah orang-orang kafir. [al-Maidah 5]
Sepertinya anda kesulitan mencari pijakan erti "apa yang telah diturunkan oleh Allah" kemudian anda mengira hadis sipolan diturunkan oleh Allah. Silahkan saudara unjukkan ayat yang menyatakan Allah menurunkan hadis sipolan, demikian pula sekiranya anda unjuk pula ayatnya yang memerintahkan kita beriman kepada hadis sipolan.
jelas sekali apa yang telah diturunkaan oleh Allah ialah Al-quran dan hadis kepada nabi muhammad... { An-Nisa 4:113 }
nampaknya anda masih dalam kesilapan mengartikan alhikmah=hadis, sudahkah anda cek alhikmah secara bahasa dan secara konteks itu berarti hadis? hadis pula telah ada Allah sebut dalam Alquran iaitu ahsan-alhadis dan lahwa-alhadis.
begitupun alsunnah tiada sama sekali terkait dengan sunnah-nabi (hadis nabi) silahkan cek alsunnah dalam Alquran, nampaknya anda dalam kerancuan fahaman, silahkan anda konfirmasi lebih lanjut.
sudahpun saya jawap soalan alhikmah yang anda kutip pendapat ulama atau Ibnu Qayyim dalam link fasal berikut :
Al-Hikmah tidak ada kena mengena dengan
tapi mereka percaya orang beriman meskipun zina dan mencuri akan masuk surga (bermodal iman semata), adaka saudara dari kalangan ahlul sunnah yang punya pikiran logic dari pada incik di atas? adaka yang nak berbuat baik membantu incik diatas agar memberikan jawapan logic?
begitu la gayanya saudara jika dalil Aqli dan Naqli digabungkan....
saya tiada ingin membelenggu dalil aqli dan dalil naqli, namun saya tiada niat nak guna dalil haq dengan dalil bathil/pesong.
kalaulah saya nak mempersoal matan hadis maka saya kata: sudahkah anda membaca ayat Allah yang menyatakan semisal "sesiapa beriman beramal saleh dan seterusnya akan masuk surga"? tidak ada ayat selaras hadis Bukhari bahwa "siapa beriman dan beramal syaitan (zina dan mencuri) akan masuk syurga"
kalaulah saya mahukan melihat logicnya jalan fikir saudara:
berdasar Alquran saja pun telah beriman dan berusaha sangat beramal saleh tiada zina tiada mencuri saudara kirakan masuk neraka.
peliknya saudara beriman kepada hadis yang mengatakan beriman meski zina dan mencuri akan masuk surga
apakah saudara naqli dan aqlikan berzina dan mencuri itu adalah perbuatan taat kepada Allah dan rasulNYA?
mari kita renungkan bersama dengan tiada membelenggu minda;

antesa- Siswazah
- Number of posts: 201
Reputation: 0
Credits: 657
Registration date: 2011-02-26
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
kalaulah saya nak mempersoalkan perawi-perawi hadis Bukhari, tentu saya tiada pijakan untuk menilai bagaimana mereka itu dalam kebenaran atau pesong kelakuannya di masa lampau, saya tiada punya pengetahuan tentangnya dan Allah melarang mengikutinya;
17:36. Dan janganlah mengikuti apa yang kamu tiada pengetahuan mengenainya; pendengaran, dan penglihatan, dan hati - semua itu ditanya.
kalaupun saya harus menilai periwayatan mereka dalam kebenaran atau kekeliruan tiada pertimbangan melainkan melihat adakah selaras matan hadisnya dengan ayat Alquran?
itulah nak guna dalil Alquran sebagai Alfurqaan 2:185, wamuhaiminaan 5:48
17:36. Dan janganlah mengikuti apa yang kamu tiada pengetahuan mengenainya; pendengaran, dan penglihatan, dan hati - semua itu ditanya.
kalaupun saya harus menilai periwayatan mereka dalam kebenaran atau kekeliruan tiada pertimbangan melainkan melihat adakah selaras matan hadisnya dengan ayat Alquran?
itulah nak guna dalil Alquran sebagai Alfurqaan 2:185, wamuhaiminaan 5:48

antesa- Siswazah
- Number of posts: 201
Reputation: 0
Credits: 657
Registration date: 2011-02-26
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
* Kalaulah saudara silatgayung memberikan penilaian apakah para perawi hadis itu :
- sudah pasti benar merantaikan matan,
- tiada kekeliruan sikitpun,
- bertingkahlaku selalu lurus,
- tiada kesilapan seorang manusia laksana malaikat,
- anda percaya meskipun tiada melihat mereka para perawi,
- anda tidak tahu pasti,
* pernahkah anda menguji kebenaran suatu hadis dengan Alquran?
* bagaimana anda menjadikan Alquran sebagai penimbang keakuratan atau kebenaran matan satu hadis?
- sudah pasti benar merantaikan matan,
- tiada kekeliruan sikitpun,
- bertingkahlaku selalu lurus,
- tiada kesilapan seorang manusia laksana malaikat,
- anda percaya meskipun tiada melihat mereka para perawi,
- anda tidak tahu pasti,
* pernahkah anda menguji kebenaran suatu hadis dengan Alquran?
* bagaimana anda menjadikan Alquran sebagai penimbang keakuratan atau kebenaran matan satu hadis?

antesa- Siswazah
- Number of posts: 201
Reputation: 0
Credits: 657
Registration date: 2011-02-26
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
sambungan.....
ini cuba menyembunyikan diri namanya... sebab kenyataan orang yang mengaku islam tapi tolak hadis adalah selari dengan kenyataan para orientalis yang sesat tersebut....
saya akan tunjukkan persamaan2 seterusnya one by one nanti....
jadi....
tuuunnggguuu......
ayat 4:113 dan 3:164 jelas menunjukkan terdapatnya Al-Quran dan Hadis
atau bolehkah saudara tunjukkan satu ayat Al-quran yang menunjukkan yang diturunkan kepada nabi Muhammad hanya la Al-quran?
betul
saya setuju al-hikmah adalah hukum atau lain2 jika ianya tidak digandingkan bersama al-kitab seperti dalam 4:113 dan 3:164.....
hanya la sebahagian dan bukan kesuluruhannya......
ye saudara....
kita boleh membezakan hal ini jika kita merujuk Ulamak pewaris nabi dan para oreintalis
kerana yang menggunakan dalil2 terpesong tentulah orientalis yang tujuannya menyesatkan umat Islam.....
kalau Al-quran dan Hadis itu sahih datangnya dari nabi maka tiada apa yang perlu diuji kita sebagai orang beriman terima sahaja.....
kelucuan saudara sudah bermula seiring dengan mereka2 yang dalam forum ni...
mana die Hadis Sahih bukhari yang berbunyi....
"siapa beriman dan beramal syaitan (zina dan mencuri) akan masuk syurga"....
ada ka.....
bukankah petunjuk Al-quran jelas menyatakan orang Islam yang tidak syirik kepada Allah akhirnya pasti masuk syurga....
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran: 133)
cuma lewat atau seegra sahaja..... ayat ini membuktikan kenyataan tersebut
Dan barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat nya pula. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat nya pula. (QS. Az-Zalzalah: 7-8)
dan orang yang syirik pasti tidak masuk syurga kerana Allah tidak ampunkan dosa mereka....
Firman Allah yang bermaksud, “Sesungguhnya Allah tidak mengampunkan dosa orang yang syirik dengan-Nya. Dan Dia mengampun dosa yang lain dari itu.” (Surah an-Nisa’: 116)
jangan dikacaukan dan dibelokkan penolakan terhadap 'hadis/sunnah' karena ajaran Profesor Dr Goldziher,
penolakan terhadap 'hadis/sunnah' adalah karena 'hadis/sunnah' bertentangan dengan petunjuk Allah dalam Alquran.
Orang yang menolak 'hadis/sunnah' sama sekali tidak tau dan tidak peduli dengan pendapat Profesor Dr Goldziher.
ini cuba menyembunyikan diri namanya... sebab kenyataan orang yang mengaku islam tapi tolak hadis adalah selari dengan kenyataan para orientalis yang sesat tersebut....
saya akan tunjukkan persamaan2 seterusnya one by one nanti....
jadi....
tuuunnggguuu......
Sepertinya anda kesulitan mencari pijakan erti "apa yang telah diturunkan oleh Allah" kemudian anda mengira hadis sipolan diturunkan oleh Allah. Silahkan saudara unjukkan ayat yang menyatakan Allah menurunkan hadis sipolan, demikian pula sekiranya anda unjuk pula ayatnya yang memerintahkan kita beriman kepada hadis sipolan.
ayat 4:113 dan 3:164 jelas menunjukkan terdapatnya Al-Quran dan Hadis
atau bolehkah saudara tunjukkan satu ayat Al-quran yang menunjukkan yang diturunkan kepada nabi Muhammad hanya la Al-quran?
sudahpun saya jawap soalan alhikmah yang anda kutip pendapat ulama atau Ibnu Qayyim dalam link fasal berikut :
Al-Hikmah tidak ada kena mengena dengan
kalau saya lihat dalam ayat berikut alhikmah itu adalah hukum,
betul
saya setuju al-hikmah adalah hukum atau lain2 jika ianya tidak digandingkan bersama al-kitab seperti dalam 4:113 dan 3:164.....
17:38-39 Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu. Itulahyang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).sebagian hikmah
hanya la sebahagian dan bukan kesuluruhannya......
saya tiada ingin membelenggu dalil aqli dan dalil naqli, namun saya tiada niat nak guna dalil haq dengan dalil bathil/pesong.
ye saudara....
kita boleh membezakan hal ini jika kita merujuk Ulamak pewaris nabi dan para oreintalis
kerana yang menggunakan dalil2 terpesong tentulah orientalis yang tujuannya menyesatkan umat Islam.....
pernahkah anda menguji kebenaran suatu hadis dengan Alquran?
kalau Al-quran dan Hadis itu sahih datangnya dari nabi maka tiada apa yang perlu diuji kita sebagai orang beriman terima sahaja.....
kalaulah saya nak mempersoal matan hadis maka saya kata: sudahkah anda membaca ayat Allah yang menyatakan semisal "sesiapa beriman beramal saleh dan seterusnya akan masuk surga"? tidak ada ayat selaras hadis Bukhari bahwa "siapa beriman dan beramal syaitan (zina dan mencuri) akan masuk syurga"
kelucuan saudara sudah bermula seiring dengan mereka2 yang dalam forum ni...
mana die Hadis Sahih bukhari yang berbunyi....
"siapa beriman dan beramal syaitan (zina dan mencuri) akan masuk syurga"....
ada ka.....
kalaulah saya mahukan melihat logicnya jalan fikir saudara:
berdasar Alquran saja pun telah beriman dan berusaha sangat beramal saleh tiada zina tiada mencuri saudara kirakan masuk neraka.
peliknya saudara beriman kepada hadis yang mengatakan beriman meski zina dan mencuri akan masuk surga
apakah saudara naqli dan aqlikan berzina dan mencuri itu adalah perbuatan taat kepada Allah dan rasulNYA?
bukankah petunjuk Al-quran jelas menyatakan orang Islam yang tidak syirik kepada Allah akhirnya pasti masuk syurga....
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran: 133)
cuma lewat atau seegra sahaja..... ayat ini membuktikan kenyataan tersebut
Dan barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat nya pula. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat nya pula. (QS. Az-Zalzalah: 7-8)
dan orang yang syirik pasti tidak masuk syurga kerana Allah tidak ampunkan dosa mereka....
Firman Allah yang bermaksud, “Sesungguhnya Allah tidak mengampunkan dosa orang yang syirik dengan-Nya. Dan Dia mengampun dosa yang lain dari itu.” (Surah an-Nisa’: 116)

silatgayung- Tutor
- Number of posts: 443
State:
Reputation: 0
Credits: 994
Registration date: 2010-12-09
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:jangan dikacaukan dan dibelokkan penolakan terhadap 'hadis/sunnah' karena ajaran Profesor Dr Goldziher,
penolakan terhadap 'hadis/sunnah' adalah karena 'hadis/sunnah' bertentangan dengan petunjuk Allah dalam Alquran.
Orang yang menolak 'hadis/sunnah' sama sekali tidak tau dan tidak peduli dengan pendapat Profesor Dr Goldziher.
ini cuba menyembunyikan diri namanya... sebab kenyataan orang yang mengaku islam tapi tolak hadis adalah selari dengan kenyataan para orientalis yang sesat tersebut....
Banyak alasan menyebabkan orang menolak 'hadis'.
Orientalis memiliki alasan tersendiri kenapa mereka menolak 'hadis'.
Seperti yang saya kemukakan sebelumnya, saya menolak 'hadis' karena mematuhi petunjuk Allah dalam Alquran.
Defenisi 'hadis' sangat jelas: perbuatan, perkataan dan pengakuan Nabi,
celakanya
tidak ada satu pun kata hadis dalam Alquran yang cocok dengan defenisi 'hadis' tersebut.
Sangat konyol, karena kemudian umat diberi dongengan yang tidak logis bahwa:
taat kepada Rasul = 'hadis', alhikmah = 'hadis'.

faried- Pensyarah
- Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:
bukankah petunjuk Al-quran jelas menyatakan orang Islam yang tidak syirik kepada Allah akhirnya pasti masuk syurga....
Mengikuti petunjuk selain dari petunjuk Allah adalah termasuk syirik.

faried- Pensyarah
- Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:Sepertinya anda kesulitan mencari pijakan erti "apa yang telah diturunkan oleh Allah" kemudian anda mengira hadis sipolan diturunkan oleh Allah. Silahkan saudara unjukkan ayat yang menyatakan Allah menurunkan hadis sipolan, demikian pula sekiranya anda unjuk pula ayatnya yang memerintahkan kita beriman kepada hadis sipolan.
ayat 4:113 dan 3:164 jelas menunjukkan terdapatnya Al-Quran dan Hadis
alhikmah=hadis? peliknya.
perkataan hikmah ada dalam Alquran pun hadis juga ada dalam Alquran, kenapa diputerbelit hikmah=hadis?
20:9. Sudahkah datang kepada kamu hadis Musa?
hadis Muhammad adakah dalam Alquran?
atau bolehkah saudara tunjukkan satu ayat Al-quran yang menunjukkan yang diturunkan kepada nabi Muhammad hanya la Al-quran?
yang diturunkan tidak hanya Alquran, tetapi Allah tiada menurunkan hadis muhammad, yang ada disebut hadis Musa.
sudahpun saya jawap soalan alhikmah yang anda kutip pendapat ulama atau Ibnu Qayyim dalam link fasal berikut :
Al-Hikmah tidak ada kena mengena dengan
kalau saya lihat dalam ayat berikut alhikmah itu adalah hukum,
betul
saya setuju al-hikmah adalah hukum atau lain2 jika ianya tidak digandingkan bersama al-kitab seperti dalam 4:113 dan 3:164.....
umat biasa bukan nabi/rasul pun diberi alhikmah
2:269. Dia memberi alhikmah kepada siapa yang Dia mengkehendaki, dan sesiapa yang diberi alhikmah, dia diberi banyak kebaikan, dan tiada yang mengingatinya, kecuali orang-orang yang mempunyai minda.
31:12. Sesungguhnya Kami telah memberi Luqman alhikmah; "Berterimakasihlah kepada Allah. Sesiapa berterima kasih, dia berterima kasih hanyalah untuk dirinya sendiri, dan sesiapa yang tidak berterima kasih (kafir), maka sesungguhnya Allah Kaya, Terpuji."
17:38-39 Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu. Itulahyang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).sebagian hikmah
hanya la sebahagian dan bukan kesuluruhannya......
ianya disebut sebagian sebab ada dalam surah 17, sebagian lain ada dalam surah lain, sebab itu pula Alquran penuh hikmah.
36:2. Demi al-Qur'an yang penuh hikmah.
31:2. Inilah ayat-ayat al-Kitab yang penuh hikmah,
saya tiada ingin membelenggu dalil aqli dan dalil naqli, namun saya tiada niat nak guna dalil haq dengan dalil bathil/pesong.
ye saudara....
kita boleh membezakan hal ini jika kita merujuk Ulamak pewaris nabi dan para oreintalis
kerana yang menggunakan dalil2 terpesong tentulah orientalis yang tujuannya menyesatkan umat Islam.....
siapa ulamak yang anda ikuti yang dipelihara Allah tiada kepesongan?
adakah Bukhari dijamin Allah tiada kepesongan?
pernahkah anda menguji kebenaran suatu hadis dengan Alquran?
kalau Al-quran dan Hadis itu sahih datangnya dari nabi maka tiada apa yang perlu diuji kita sebagai orang beriman terima sahaja.....
yang ditanya apa incik pula jawap apa,
bagaimana hadis itu dikatakan sahih? adakah Alquran buat menilai kesahihan hadis?
kalaulah saya nak mempersoal matan hadis maka saya kata: sudahkah anda membaca ayat Allah yang menyatakan semisal "sesiapa beriman beramal saleh dan seterusnya akan masuk surga"? tidak ada ayat selaras hadis Bukhari bahwa "siapa beriman dan beramal syaitan (zina dan mencuri) akan masuk syurga"
kelucuan saudara sudah bermula seiring dengan mereka2 yang dalam forum ni...
mana die Hadis Sahih bukhari yang berbunyi....
"siapa beriman dan beramal syaitan (zina dan mencuri) akan masuk syurga"....
ada ka.....![]()
![]()
jangan menutup minda, bunyi lengkap hadisnyapun telah saya paste-kan sebelumnya, saya nak membuka minda anda bahawa zina dan mencuri itu amalan syaitan, Allah perintahkan jangan mencuri, jangan mendekati zina, mendekati saja tidak boleh malah hadis bukhari berzina, jadi orang mencuri dan berzina itu tiada taat kepada Allah, tapi anda terlanjur cinta dengan hadis rosak itu.
kalaulah saya mahukan melihat logicnya jalan fikir saudara:
berdasar Alquran saja pun telah beriman dan berusaha sangat beramal saleh tiada zina tiada mencuri saudara kirakan masuk neraka.
peliknya saudara beriman kepada hadis yang mengatakan beriman meski zina dan mencuri akan masuk surga
apakah saudara naqli dan aqlikan berzina dan mencuri itu adalah perbuatan taat kepada Allah dan rasulNYA?
bukankah petunjuk Al-quran jelas menyatakan orang Islam yang tidak syirik kepada Allah akhirnya pasti masuk syurga....
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran: 133)
cuma lewat atau seegra sahaja..... ayat ini membuktikan kenyataan tersebut
kalau mau tobat, menuju ampunan insya-Allah Allah ampunkan, tatapi tengok hadis bukhari itu tiada sebut syarat tobat dan ampunan, anda terlalu cinta buta dengan hadis rosak.
Dan barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat nya pula. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat nya pula. (QS. Az-Zalzalah: 7-8)
ya tidak ada masalah dengan ayat Alquran, yang bermasalah adalah hadis rosak, orang tidak taat bebas masuk surga.
dan orang yang syirik pasti tidak masuk syurga kerana Allah tidak ampunkan dosa mereka....
Firman Allah yang bermaksud, “Sesungguhnya Allah tidak mengampunkan dosa orang yang syirik dengan-Nya. Dan Dia mengampun dosa yang lain dari itu.” (Surah an-Nisa’: 116)
asal mau minta ampun insya-Alllah Allah adalah maha pengampun, tiadapun hadis rosak itu kata mohon ampun selepas zina dan mencuri.
yang hairan orang beriman beramal saleh, tiada zina tiada mencuri, karena beda fahaman dengan anda dikata kafir, tentu kekal dalam neraka. ya itu karena terlanjur cinta buta dengan hadis rosak menutup minda.

antesa- Siswazah
- Number of posts: 201
Reputation: 0
Credits: 657
Registration date: 2011-02-26
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
antesa wrote:
20:9. Sudahkah datang kepada kamu hadis Musa?
hadis Muhammad adakah dalam Alquran?
Para ulamak tau dengan pasti bahwa tidak ada hadis Muhammad dalam Alquran,
tetapi
hampir semua umat beragama Islam tidak mengetahui hal tersebut, karena mereka tidak mengkaji Alquran.
Ketidaktahuan umat tersebut dimanfaatkan oleh ulamak untuk membodohi umat,
karena
banyak keuntungan materil dan non-materil bagi ulamak dalam 'hadis'.

faried- Pensyarah
- Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
antesa wrote:
bagaimana hadis itu dikatakan sahih? adakah Alquran buat menilai kesahihan hadis?
Konon syarat pertama dan utama dari kesahihan suatu 'hadis' adalah tidak bertentangan dengan Alquran,
tetapi
itu hanyalah teori belaka.
Dalam kenyataannya, 'hadis' yang nyata-nyata bertentangan dengan Alquran tetap dinyatakan sahih,
dan
petunjuk Allah dalam Alquran dikesampingkan demi mempraktekkan ajaran 'hadis'.

faried- Pensyarah
- Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
sambungan......
para orientalis telah mengkaji kekuatan2 kesemua pemerintahan Islam yang terdahulu dan yang terakhir adalah turki othmaniyah......
mereka berpendapat jika perkara2 ini dibuat maka islam pasti tidak kembali berkuasa......
1. Memansuhkan Hadis kerana sejarah membuktikan bagaimana Salahuddin Al-Ayubi mengutamakan solat tahajjud sebelum menawan baitulmaqdis.....
2. Membogelkan wanita supaya lelaki Islam akan lupa pada jihad dalam perang dan tertawan pada kecantikan susuk badan wanita
3. Meminggirkan para ulamak pewaris nabi dari pemerintahan.... kerana setiap pemerintahan Islam yang bertapak di situ jelas ulamak berperanan penting dalam mengembleng tenaga muda......
4. Menghalalkan makanan yang jelas Haram melalui Hadis dan Sunnah nabi.....
inilah SEBAHAGIAN cara orientalis yang saya boleh katakan begitu berkesan kerana sampai sekarang sejak turki othmaniyah kita tidak dapat melihat sebuah pemerintahan Islam...
kalau ada pun seperti Taliban, Hamas dll ia pantas dicantas dengan pertolongan orang2 yang mengaku Islam sendiri.....
Oleh itu, sesuatu kajian yng bersifat apa pun di dunia Barat mengenai pengajian Islam baik yang bersifat polimek, agama, perdagangan, diplomatik, ilmiah dan akademik terus berlangsung sejak masa lalu yang sebahagian besarnya masih diwarnai oleh akar-akar kebencian yang mendalam.
Mereka mendakwa kemunduran umat Islam adalah disebabkan mereka terpengaruh dengan tradisi Islam yakni Hadis dan Sunnah nabi yang ketinggalan zaman.
Oleh itu, kaum orientalis berkesimpulan bahawa satu-satunya jalan menuju kemajuan adalah dengan mengadopsi materialisme Barat dan tamadunnya. Mereka juga menimbulkan keraguan terhadap Islam dan kaum Muslimin yang berkisar pada; bahawa al-Quran adalah hasil karya nabi Muhammad, hadith nabi tidak boleh dijamin kebenarannya,
Islam tidak lebih daripada gerakan politik di dunia Arab sahaja, Islam anti kehidupan metropolitan dan sebagainya. Anggapan-anggapan keliru hampir selalu mewarnai potret yang ditulis oleh kaum orientalis mengenai agama, kebudayaan, sejarah dan peradaban Islam.
malang tul orang2 yang mengaku Islam tapi ikut acuan para orientalis ini....
para orientalis telah mengkaji kekuatan2 kesemua pemerintahan Islam yang terdahulu dan yang terakhir adalah turki othmaniyah......
mereka berpendapat jika perkara2 ini dibuat maka islam pasti tidak kembali berkuasa......
1. Memansuhkan Hadis kerana sejarah membuktikan bagaimana Salahuddin Al-Ayubi mengutamakan solat tahajjud sebelum menawan baitulmaqdis.....
2. Membogelkan wanita supaya lelaki Islam akan lupa pada jihad dalam perang dan tertawan pada kecantikan susuk badan wanita
3. Meminggirkan para ulamak pewaris nabi dari pemerintahan.... kerana setiap pemerintahan Islam yang bertapak di situ jelas ulamak berperanan penting dalam mengembleng tenaga muda......
4. Menghalalkan makanan yang jelas Haram melalui Hadis dan Sunnah nabi.....
inilah SEBAHAGIAN cara orientalis yang saya boleh katakan begitu berkesan kerana sampai sekarang sejak turki othmaniyah kita tidak dapat melihat sebuah pemerintahan Islam...
kalau ada pun seperti Taliban, Hamas dll ia pantas dicantas dengan pertolongan orang2 yang mengaku Islam sendiri.....
Oleh itu, sesuatu kajian yng bersifat apa pun di dunia Barat mengenai pengajian Islam baik yang bersifat polimek, agama, perdagangan, diplomatik, ilmiah dan akademik terus berlangsung sejak masa lalu yang sebahagian besarnya masih diwarnai oleh akar-akar kebencian yang mendalam.
Mereka mendakwa kemunduran umat Islam adalah disebabkan mereka terpengaruh dengan tradisi Islam yakni Hadis dan Sunnah nabi yang ketinggalan zaman.
Oleh itu, kaum orientalis berkesimpulan bahawa satu-satunya jalan menuju kemajuan adalah dengan mengadopsi materialisme Barat dan tamadunnya. Mereka juga menimbulkan keraguan terhadap Islam dan kaum Muslimin yang berkisar pada; bahawa al-Quran adalah hasil karya nabi Muhammad, hadith nabi tidak boleh dijamin kebenarannya,
Islam tidak lebih daripada gerakan politik di dunia Arab sahaja, Islam anti kehidupan metropolitan dan sebagainya. Anggapan-anggapan keliru hampir selalu mewarnai potret yang ditulis oleh kaum orientalis mengenai agama, kebudayaan, sejarah dan peradaban Islam.
malang tul orang2 yang mengaku Islam tapi ikut acuan para orientalis ini....

silatgayung- Tutor
- Number of posts: 443
State:
Reputation: 0
Credits: 994
Registration date: 2010-12-09
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
sambungan.....
kenyataan ini betul2 menyamai keterangan orientalis yang berikut....
betul 100%....
yakni Al-quran dan Hadis yang keterangannya sangat jelas... tapi ramai yang menjadi syirik dengan mengikut oreintalis yang menolak petunjuk2 tersebut.,...
tentang hadis nabi musa ini saya sudah bahas dulu dan membuktikan siapa yang putar belit....
disamping Allah nak menurunkan hadis Nabi Musa kepada nabi Muhammad...
ayat 4:113 jelas menunjukkan Allah menurunkan Al-Quran dan Hadis kepada nabi Muhammad.....
sekali lagi saya bersetuju Al-hikmah itu membawa maksud yang berbeza selagi mana ia tidak digandingkan dengan Al-kitab......
kenyataan saudara ini membuktikan lagi hujah saya apabila Al-hikmah digandingkan dengan Al-kitab maka Al-hikmah itu membawa pengertian Hadis dan Sunnah Nabi......
siapa ulamak pewaris nabi?....
rujuk 16:43-44 dan Al-fathir 28....... sudah tentu bukan orientalis yahudi dan nasrani yang mengajak kita tolak hadis tersebut......
selagi mana kita tidak terpengaruh dengan orientalis selagi itulah hadis itu sahih......
begitu rupanya... saya juga telah membuktikan sebaliknya....
jadi segera la saudara n geng bertaubat kerana da lama sangat kot ikut ajaran orientalis yahudi dan nasrani....
hadis "rosak" kerana pengaruh orientalis saudara.....
Banyak alasan menyebabkan orang menolak 'hadis'.
Orientalis memiliki alasan tersendiri kenapa mereka menolak 'hadis'.
Seperti yang saya kemukakan sebelumnya, saya menolak 'hadis' karena mematuhi petunjuk Allah dalam Alquran.
Defenisi 'hadis' sangat jelas: perbuatan, perkataan dan pengakuan Nabi,
celakanya
tidak ada satu pun kata hadis dalam Alquran yang cocok dengan defenisi 'hadis' tersebut.
kenyataan ini betul2 menyamai keterangan orientalis yang berikut....
- Code:
Profesor Dr Goldziher dalam pembahasannya Muhammedanische Studien berpendapat bahwa hadis tidaklah berasal dari Rasulullah, melainkan sesuatu yang berasal dari abad pertama dan kedua Hijriyah. Artinya Goldziher berpendapat bahwa hadis adalah buatan ulama abad l dan abad ll H.
Ia berkata, "Bahagian terbesar dari suatu hadis tidak lain adalah hasil perkembangan Islam pada abad l dan ll, baik dalam bidang keagamaan, politik, maupun sosial.Tidaklah benar bahwa hadis merupakan dokumen Islam yang ada pada masa kini, melainkan pengaruh dari perkembangan Islam pada masa kematangan."
Mengikuti petunjuk selain dari petunjuk Allah adalah termasuk syirik.
betul 100%....
yakni Al-quran dan Hadis yang keterangannya sangat jelas... tapi ramai yang menjadi syirik dengan mengikut oreintalis yang menolak petunjuk2 tersebut.,...
alhikmah=hadis? peliknya.
perkataan hikmah ada dalam Alquran pun hadis juga ada dalam Alquran, kenapa diputerbelit hikmah=hadis?
20:9. Sudahkah datang kepada kamu hadis Musa?
hadis Muhammad adakah dalam Alquran?
tentang hadis nabi musa ini saya sudah bahas dulu dan membuktikan siapa yang putar belit....
yang diturunkan tidak hanya Alquran, tetapi Allah tiada menurunkan hadis muhammad, yang ada disebut hadis Musa.
disamping Allah nak menurunkan hadis Nabi Musa kepada nabi Muhammad...
ayat 4:113 jelas menunjukkan Allah menurunkan Al-Quran dan Hadis kepada nabi Muhammad.....
umat biasa bukan nabi/rasul pun diberi alhikmah
2:269. Dia memberi alhikmah kepada siapa yang Dia mengkehendaki, dan sesiapa yang diberi alhikmah, dia diberi banyak kebaikan, dan tiada yang mengingatinya, kecuali orang-orang yang mempunyai minda.
31:12. Sesungguhnya Kami telah memberi Luqman alhikmah; "Berterimakasihlah kepada Allah. Sesiapa berterima kasih, dia berterima kasih hanyalah untuk dirinya sendiri, dan sesiapa yang tidak berterima kasih (kafir), maka sesungguhnya Allah Kaya, Terpuji."
sekali lagi saya bersetuju Al-hikmah itu membawa maksud yang berbeza selagi mana ia tidak digandingkan dengan Al-kitab......
Ianya disebut sebagian sebab ada dalam surah 17, sebagian lain ada dalam surah lain, sebab itu pula Alquran penuh hikmah.
36:2. Demi al-Qur'an yang penuh hikmah.
31:2. Inilah ayat-ayat al-Kitab yang penuh hikmah,
kenyataan saudara ini membuktikan lagi hujah saya apabila Al-hikmah digandingkan dengan Al-kitab maka Al-hikmah itu membawa pengertian Hadis dan Sunnah Nabi......
siapa ulamak yang anda ikuti yang dipelihara Allah tiada kepesongan?
adakah Bukhari dijamin Allah tiada kepesongan?
siapa ulamak pewaris nabi?....
rujuk 16:43-44 dan Al-fathir 28....... sudah tentu bukan orientalis yahudi dan nasrani yang mengajak kita tolak hadis tersebut......
yang ditanya apa incik pula jawap apa,
bagaimana hadis itu dikatakan sahih? adakah Alquran buat menilai kesahihan hadis?
selagi mana kita tidak terpengaruh dengan orientalis selagi itulah hadis itu sahih......
jangan menutup minda, bunyi lengkap hadisnyapun telah saya paste-kan sebelumnya, saya nak membuka minda anda bahawa zina dan mencuri itu amalan syaitan, Allah perintahkan jangan mencuri, jangan mendekati zina, mendekati saja tidak boleh malah hadis bukhari berzina, jadi orang mencuri dan berzina itu tiada taat kepada Allah, tapi anda terlanjur cinta dengan hadis rosak itu.
begitu rupanya... saya juga telah membuktikan sebaliknya....
kalau mau tobat, menuju ampunan insya-Allah Allah ampunkan, tatapi tengok hadis bukhari itu tiada sebut syarat tobat dan ampunan, anda terlalu cinta buta dengan hadis rosak.
jadi segera la saudara n geng bertaubat kerana da lama sangat kot ikut ajaran orientalis yahudi dan nasrani....
ya tidak ada masalah dengan ayat Alquran, yang bermasalah adalah hadis rosak, orang tidak taat bebas masuk surga.
hadis "rosak" kerana pengaruh orientalis saudara.....

silatgayung- Tutor
- Number of posts: 443
State:
Reputation: 0
Credits: 994
Registration date: 2010-12-09
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:alhikmah=hadis? peliknya.
perkataan hikmah ada dalam Alquran pun hadis juga ada dalam Alquran, kenapa diputerbelit hikmah=hadis?
20:9. Sudahkah datang kepada kamu hadis Musa?
hadis Muhammad adakah dalam Alquran?
tentang hadis nabi musa ini saya sudah bahas dulu dan membuktikan siapa yang putar belit....
unjuk saja hujjah antum, kalau antum belum melihat akan saya tunjukkan yang mana yang asli hadis rasul yang mana yang cuma disandarkan atau atas nama rasul.
yang diturunkan tidak hanya Alquran, tetapi Allah tiada menurunkan hadis muhammad, yang ada disebut hadis Musa.
disamping Allah nak menurunkan hadis Nabi Musa kepada nabi Muhammad...
ayat 4:113 jelas menunjukkan Allah menurunkan Al-Quran dan Hadis kepada nabi Muhammad.....
itulah anda memaksa arti alhikmah=hadis, dimanapun anda berpijak dalam bahasa Arab tidak ada erti alhikmah=hadis, kecuali hasil intervern.
umat biasa bukan nabi/rasul pun diberi alhikmah
2:269. Dia memberi alhikmah kepada siapa yang Dia mengkehendaki, dan sesiapa yang diberi alhikmah, dia diberi banyak kebaikan, dan tiada yang mengingatinya, kecuali orang-orang yang mempunyai minda.
31:12. Sesungguhnya Kami telah memberi Luqman alhikmah; "Berterimakasihlah kepada Allah. Sesiapa berterima kasih, dia berterima kasih hanyalah untuk dirinya sendiri, dan sesiapa yang tidak berterima kasih (kafir), maka sesungguhnya Allah Kaya, Terpuji."
sekali lagi saya bersetuju Al-hikmah itu membawa maksud yang berbeza selagi mana ia tidak digandingkan dengan Al-kitab......Ianya disebut sebagian sebab ada dalam surah 17, sebagian lain ada dalam surah lain, sebab itu pula Alquran penuh hikmah.
36:2. Demi al-Qur'an yang penuh hikmah.
31:2. Inilah ayat-ayat al-Kitab yang penuh hikmah,
kenyataan saudara ini membuktikan lagi hujah saya apabila Al-hikmah digandingkan dengan Al-kitab maka Al-hikmah itu membawa pengertian Hadis dan Sunnah Nabi......
cuba incik perlahan saja, perhatikan 2:231
وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النَّسَاء فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ سَرِّحُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَلاَ تُمْسِكُوهُنَّ ضِرَاراً لَّتَعْتَدُواْ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُ وَلاَ تَتَّخِذُوَاْ آيَاتِ اللّهِ هُزُواً وَاذْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ عَلَيْكُمْ وَمَا أَنزَلَ عَلَيْكُمْ مِّنَ الْكِتَابِ وَالْحِكْمَةِ يَعِظُكُم بِهِ وَاتَّقُواْ اللّهَ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
wa-idzaa thallaqtumu alnnisaa-a fabalaghna ajalahunna fa-amsikuuhunna bima'ruufin aw sarrihuuhunna bima'ruufin walaa tumsikuuhunna dhiraaran lita'taduu waman yaf'al dzaalika faqad zhalama nafsahu walaa tattakhidzuu aayaati allaahi huzuwan waudzkuruu ni'mata allaahi 'alaykum wamaa anzala 'alaykum mina alkitaabi waalhikmati ya'izhukum bihi waittaquu allaaha wai'lamuu anna allaaha bikulli syay-in 'aliimun
Perhatihatikan kata ALKITAB WA ALHIKMAH dilanjut dengan kata ganti TUNGGAL yaitu BIHI yang berarti ia adalah 1 benda tunggal karenanya ALHIKMAH berada dalam ALKITAB jadi satu.
kalau ALKITAB DAN ALHIKMAH dimana ALHIKMAH=HADIS, jelas kata gantinya akan menjadi "BIHIMA" (dengan keduanya) bukan BIHI (dengannya)
perhatikan kembali contoh di ayat lain:
2:53 : wa-idz aataynaa muusaa alkitaaba waalfurqaana la'allakum tahtaduuna
2:53. Dan apabila Kami memberikan Musa al-Kitab dan al-Furqan, supaya kamu mendapat petunjuk.
Dimanakah kita bisa temukan ALFURQAN? ia ada dalam alkitab, oleh karena itu alkitab disebut pula alfurqan. cuba lihat 25:1
7:157. Orang-orang yang mengikuti rasul, Nabi yang ummiy, yang mereka mendapati tertulis dengan mereka di dalam Taurat dan Injil, yang menyuruh mereka pada yang baik, dan melarang mereka daripada kemungkaran, dan menghalalkan bagi mereka benda-benda yang baik, dan mengharamkan mereka yang buruk-buruk, dan membebaskan mereka daripada beban-beban mereka, dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang percaya kepadanya, dan meneguhkannya, dan menolongnya, dan mengikuti cahaya yang diturunkan bersamanya; merekalah orang-orang yang beruntung."
Dimanakah kita bisa dapati CAHAYA itu? CAHAYA itu dalam alkitab, coba lihat 42:52
masih banyak lagi yang lain termasuk alhikmah
2:129. Wahai Pemelihara kami, bangkitkanlah di kalangan mereka seorang rasul, seorang daripada mereka, yang akan membacakan mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajar mereka al-Kitab dan al-Hikmah, dan menyucikan mereka; sesungguhnya Engkaulah Yang Perkasa, Yang Bijaksana."
Dimana kita bisa menemukan AlHIKMAH itu? ianya ada dalam alkitab 17:39 oleh karena itu alkitab disebut juga HUKUM, perhatikan 5:50
5:50. Adakah HUKUM jahiliah yang mereka menginginkan? Dan siapakah yang lebih baik HUKUMnya daripada Allah bagi kaum yang yakin?
perhatikan pula 13:37. Begitulah Kami menurunkan sebagai satu HUKUM dalam bahasa Arab. Dan jika kamu mengikuti keinginan mereka, setelah pengetahuan yang datang kepada kamu, maka kamu tidak ada wali (pelindung) terhadap Allah, dan tidak ada yang mempertahankan.
masih ada lagi yang lain, kalau mau konsisten ALHIKMAH incik ertikan hadis, maka Alfurqan juga hadis, ALNUR juga hadis, AlSyifa juga hadis semakin complicated bila kita rujuk ayat lain.
Kalau disimpulkan Alkitab tersebut didalamnya, antara lain:
Al-Nur = cahaya 7:157
Al-Furqan = pembeda 25:1
Muhaiminan = pelindung, batu uji, arbiter 5:48
Al-Syifa = obat /penawar, 17:82
Al-Haq = kebenaran 17:81
RUH = Ruh 42:52
Rahmatun = rahmat 17:82
Al-Huda = petunjuk 72:13
Al-Hikmah = hukum --> cuba incik carikan sendiri,
masih ada lagi yang lain sementara incik terpaku dengan alhikmah
insya Allah nanti disambung yang belum saya tanggapi, ini sudah senja hari.

antesa- Siswazah
- Number of posts: 201
Reputation: 0
Credits: 657
Registration date: 2011-02-26
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
sambungan.......
nampaknya saudara telah melakukan banyak kesilapan besar dalam memahami bahasa arab itu sendiri.......
atau mengkin saudara memahaminya tetapi buat2 tidak tau....
apa yang harus kita fahami dalam ayat tersebut adalah
alkitaabi wa alhikmati....
di mana "wa" membawa erti dan....
maka ia berbunyi Al-kitab DAN Al-hikmah.....
kata pemisah wa@dan itu sendiri sudah menunjukkan ia adalah 2 benda yang JELAS berbeza......
mana mungkin 2 benda yang sama diulang ulang dalam satu ayat yang sama secara sebelah menyebelah...
bukankah Al-quran itu bebas dari kesilapan....
common sense...
saya ingin pergi ke Kl dan Malaysia......
sudah pasti ayat bahasa melayu ini salah dari struKtur bahasa....
oleh kerana itu dan saudara sendiri sudah mengakui Al-quran sendiri mengandungi Al-hikmah {kebijaksanaan} maka Al-hikmah dalam konteks ayat ini beerti Hadis......
perhatikan struktur ayat berikut.......
Alkitab = Al-Quran = kebijaksanaan
Al-hikmah = kebijaksanaan
2:129. Wahai Pemelihara kami, bangkitkanlah di kalangan mereka seorang rasul, seorang daripada mereka, yang akan membacakan mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajar mereka al-Kitab dan al-Hikmah, dan menyucikan mereka; sesungguhnya Engkaulah Yang Perkasa, Yang Bijaksana."
apakah mungkin ia akan menjadi....
mengajar mereka kebijaksanaan dan kebijaksanaan....
jelas ia adalah salah.... jadi mengikut konteks ayat 4:113. 3:164, 2:129 Al-hikmah membawa maksud hadis atau sesuatu hukum islam yang tiada dalam Al-Quran.....
iaitu
Al-kitab dan Al-hikmah....
atau
mengajar mereka Al-Quran dan Hadis......
atau
kebijaksanaan dan Hadis
atau
Kebijaksanaan dan Sunnah....
semua struktur ayat ini bebas dari sebarang kesilapan sesuai dengan Firman Allah.....
“Patutkah mereka (bersikap demikian), tidak mahu memikirkan isi al-Quran? Kalaulah al-Quran itu (datangnya) bukan dari sisi Allah, nescaya mereka akan dapati perselisihan yang banyak di dalamnya.”
(Surah an-Nisa’:82).........
perkataan BIHI itu pula merujuk kepada Al-Quran dan Hadis yakni satu benda yang diturunkan kepada nabi Muhammad DARI yang tunggal yakni Allah..........
cuba incik perlahan saja, perhatikan 2:231
وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النَّسَاء فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ سَرِّحُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَلاَ تُمْسِكُوهُنَّ ضِرَاراً لَّتَعْتَدُواْ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُ وَلاَ تَتَّخِذُوَاْ آيَاتِ اللّهِ هُزُواً وَاذْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ عَلَيْكُمْ وَمَا أَنزَلَ عَلَيْكُمْ مِّنَ الْكِتَابِ وَالْحِكْمَةِ يَعِظُكُم بِهِ وَاتَّقُواْ اللّهَ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
wa-idzaa thallaqtumu alnnisaa-a fabalaghna ajalahunna fa-amsikuuhunna bima'ruufin aw sarrihuuhunna bima'ruufin walaa tumsikuuhunna dhiraaran lita'taduu waman yaf'al dzaalika faqad zhalama nafsahu walaa tattakhidzuu aayaati allaahi huzuwan waudzkuruu ni'mata allaahi 'alaykum wamaa anzala 'alaykum mina alkitaabi waalhikmati ya'izhukum bihi waittaquu allaaha wai'lamuu anna allaaha bikulli syay-in 'aliimun
Perhatihatikan kata ALKITAB WA ALHIKMAH dilanjut dengan kata ganti TUNGGAL yaitu BIHI yang berarti ia adalah 1 benda tunggal karenanya ALHIKMAH berada dalam ALKITAB jadi satu.
kalau ALKITAB DAN ALHIKMAH dimana ALHIKMAH=HADIS, jelas kata gantinya akan menjadi "BIHIMA" (dengan keduanya) bukan BIHI (dengannya)
nampaknya saudara telah melakukan banyak kesilapan besar dalam memahami bahasa arab itu sendiri.......
atau mengkin saudara memahaminya tetapi buat2 tidak tau....
apa yang harus kita fahami dalam ayat tersebut adalah
alkitaabi wa alhikmati....
di mana "wa" membawa erti dan....
maka ia berbunyi Al-kitab DAN Al-hikmah.....
kata pemisah wa@dan itu sendiri sudah menunjukkan ia adalah 2 benda yang JELAS berbeza......
berarti ia adalah 1 benda tunggal karenanya ALHIKMAH berada dalam ALKITAB jadi satu.
mana mungkin 2 benda yang sama diulang ulang dalam satu ayat yang sama secara sebelah menyebelah...
bukankah Al-quran itu bebas dari kesilapan....
common sense...
saya ingin pergi ke Kl dan Malaysia......
sudah pasti ayat bahasa melayu ini salah dari struKtur bahasa....
oleh kerana itu dan saudara sendiri sudah mengakui Al-quran sendiri mengandungi Al-hikmah {kebijaksanaan} maka Al-hikmah dalam konteks ayat ini beerti Hadis......
perhatikan struktur ayat berikut.......
Alkitab = Al-Quran = kebijaksanaan
Al-hikmah = kebijaksanaan
2:129. Wahai Pemelihara kami, bangkitkanlah di kalangan mereka seorang rasul, seorang daripada mereka, yang akan membacakan mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajar mereka al-Kitab dan al-Hikmah, dan menyucikan mereka; sesungguhnya Engkaulah Yang Perkasa, Yang Bijaksana."
apakah mungkin ia akan menjadi....
mengajar mereka kebijaksanaan dan kebijaksanaan....
jelas ia adalah salah.... jadi mengikut konteks ayat 4:113. 3:164, 2:129 Al-hikmah membawa maksud hadis atau sesuatu hukum islam yang tiada dalam Al-Quran.....
iaitu
Al-kitab dan Al-hikmah....
atau
mengajar mereka Al-Quran dan Hadis......
atau
kebijaksanaan dan Hadis
atau
Kebijaksanaan dan Sunnah....
semua struktur ayat ini bebas dari sebarang kesilapan sesuai dengan Firman Allah.....
“Patutkah mereka (bersikap demikian), tidak mahu memikirkan isi al-Quran? Kalaulah al-Quran itu (datangnya) bukan dari sisi Allah, nescaya mereka akan dapati perselisihan yang banyak di dalamnya.”
(Surah an-Nisa’:82).........
perkataan BIHI itu pula merujuk kepada Al-Quran dan Hadis yakni satu benda yang diturunkan kepada nabi Muhammad DARI yang tunggal yakni Allah..........

silatgayung- Tutor
- Number of posts: 443
State:
Reputation: 0
Credits: 994
Registration date: 2010-12-09
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:siapa ulamak yang anda ikuti yang dipelihara Allah tiada kepesongan?
adakah Bukhari dijamin Allah tiada kepesongan?
siapa ulamak pewaris nabi?....
rujuk 16:43-44 dan Al-fathir 28....... sudah tentu bukan orientalis yahudi dan nasrani yang mengajak kita tolak hadis tersebut......
beberapa pertanyaan saya anda hindari, jangan takut sesiapapun kecuali Allah jika anda yakin dengan hujjah kebenaran anda, ok..? kita konfirmasi bersama pendapat mana yang konsisten dengan Alquran. demikian pula dengan hadis, adakah ia konsisten dengan Alquran sebagai kata ahlul-sunnah sebagai penjelasan Alquran?.
yang ditanya apa incik pula jawap apa,
bagaimana hadis itu dikatakan sahih? adakah Alquran buat menilai kesahihan hadis?
selagi mana kita tidak terpengaruh dengan orientalis selagi itulah hadis itu sahih......
lagi-lagi anda menghindari pertanyaan saya, barangkali anda perlu kembali membaca ilmu-hadis dan kajian mustalah-hadis sebagai awalnya, kemudian menginjak lebih dalam semacam rijal-hadis, jarh wata'dil, tarikh dan seterusnya. Kalau anda sekedar ikutan saja, teman saya kata itu sebagai maniak hadis, mereka mengikuti sesuatu yang tiada pengetahuan, ingat peringatan Allah
17:36. Dan janganlah mengikuti apa yang kamu tiada pengetahuan mengenainya; pendengaran, dan penglihatan, dan hati - semua itu ditanya.
jangan menutup minda, bunyi lengkap hadisnyapun telah saya paste-kan sebelumnya, saya nak membuka minda anda bahawa zina dan mencuri itu amalan syaitan, Allah perintahkan jangan mencuri, jangan mendekati zina, mendekati saja tidak boleh malah hadis bukhari berzina, jadi orang mencuri dan berzina itu tiada taat kepada Allah, tapi anda terlanjur cinta dengan hadis rosak itu.
begitu rupanya... saya juga telah membuktikan sebaliknya....
bukti sebaliknya? bahkan anda belum menjawab logic pendek abc yang saya tuliskan sebelumnya.
memang terkenal dalam kalangan ahlul-sunnah ada semacam pencucian dosa, asalkan beriman meski tidak taat, berzina dan mencuri tetap masuk surga, sudahpun saya katakan anti-hadis juga beriman tiada mencuri tiada berzinan tapi ahlul-sunnah fatwa sesat dan kekal di neraka.
padahal pada hari akhir akan ditimbang (mizan) siapa berat timbangannya dia untung siapa ringan dia rugi.
kalau mau tobat, menuju ampunan insya-Allah Allah ampunkan, tatapi tengok hadis bukhari itu tiada sebut syarat tobat dan ampunan, anda terlalu cinta buta dengan hadis rosak.
jadi segera la saudara n geng bertaubat kerana da lama sangat kot ikut ajaran orientalis yahudi dan nasrani....
hadis bukhari tiada kata taubat pula incik,
ingat ada ayat yahudi dan nasrani (nashara) juga shabiin Allah sebut di dalam Alquran.
2:62. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan orang-orang Yahudi, dan Nasrani, dan Sabiin, sesiapa percaya kepada Allah dan Hari Akhir, dan membuat kerja-kerja kebaikan, maka upah mereka adalah di sisi Pemelihara mereka, dan tiadalah ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.
5:69. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan orang-orang Yahudi, dan Sabiin, dan orang-orang Nasrani, sesiapa yang percaya kepada Allah, dan Hari Akhir, dan membuat kerja-kerja kebaikan, maka tiadalah ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.
ya tidak ada masalah dengan ayat Alquran, yang bermasalah adalah hadis rosak, orang tidak taat bebas masuk surga.
hadis "rosak" kerana pengaruh orientalis saudara.....
hadis rosak itu bikinan para perawi, para ahli-hadis kemudian mereka kata dari nabi, kalau disuruh membuktikan tiada lain hanya mengikuti bapak moyang saja, mereka percaya penuh kepada perawi tanpa bisa membuktikan ada bohong atau tidak, sudah tepat apa tidak, dan tiada jaminan sama sekali dari Allah, makanya hadis tiada datang dari Allah itu penuh dengan perselisihan
Alquran pun tiada digunakan buat menilai hadis. padahal Alquran dipelihara oleh Allah, tiada keraguan di dalamnya, cahaya terang, petunjuk kaum beriman.

antesa- Siswazah
- Number of posts: 201
Reputation: 0
Credits: 657
Registration date: 2011-02-26
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
silatgayung wrote:sambungan.......cuba incik perlahan saja, perhatikan 2:231
وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النَّسَاء فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ سَرِّحُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَلاَ تُمْسِكُوهُنَّ ضِرَاراً لَّتَعْتَدُواْ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُ وَلاَ تَتَّخِذُوَاْ آيَاتِ اللّهِ هُزُواً وَاذْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ عَلَيْكُمْ وَمَا أَنزَلَ عَلَيْكُمْ مِّنَ الْكِتَابِ وَالْحِكْمَةِ يَعِظُكُم بِهِ وَاتَّقُواْ اللّهَ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
wa-idzaa thallaqtumu alnnisaa-a fabalaghna ajalahunna fa-amsikuuhunna bima'ruufin aw sarrihuuhunna bima'ruufin walaa tumsikuuhunna dhiraaran lita'taduu waman yaf'al dzaalika faqad zhalama nafsahu walaa tattakhidzuu aayaati allaahi huzuwan waudzkuruu ni'mata allaahi 'alaykum wamaa anzala 'alaykum mina alkitaabi waalhikmati ya'izhukum bihi waittaquu allaaha wai'lamuu anna allaaha bikulli syay-in 'aliimun
Perhatihatikan kata ALKITAB WA ALHIKMAH dilanjut dengan kata ganti TUNGGAL yaitu BIHI yang berarti ia adalah 1 benda tunggal karenanya ALHIKMAH berada dalam ALKITAB jadi satu.
kalau ALKITAB DAN ALHIKMAH dimana ALHIKMAH=HADIS, jelas kata gantinya akan menjadi "BIHIMA" (dengan keduanya) bukan BIHI (dengannya)
nampaknya saudara telah melakukan banyak kesilapan besar dalam memahami bahasa arab itu sendiri.......
atau mengkin saudara memahaminya tetapi buat2 tidak tau....
apa yang harus kita fahami dalam ayat tersebut adalah
alkitaabi wa alhikmati....
di mana "wa" membawa erti dan....
maka ia berbunyi Al-kitab DAN Al-hikmah.....
kata pemisah wa@dan itu sendiri sudah menunjukkan ia adalah 2 benda yang JELAS berbeza......berarti ia adalah 1 benda tunggal karenanya ALHIKMAH berada dalam ALKITAB jadi satu.
mana mungkin 2 benda yang sama diulang ulang dalam satu ayat yang sama secara sebelah menyebelah...
bukankah Al-quran itu bebas dari kesilapan....
common sense...
saya ingin pergi ke Kl dan Malaysia......
sudah pasti ayat bahasa melayu ini salah dari struKtur bahasa....
oleh kerana itu dan saudara sendiri sudah mengakui Al-quran sendiri mengandungi Al-hikmah {kebijaksanaan} maka Al-hikmah dalam konteks ayat ini beerti Hadis......
perhatikan struktur ayat berikut.......
Alkitab = Al-Quran = kebijaksanaan
Al-hikmah = kebijaksanaan
2:129. Wahai Pemelihara kami, bangkitkanlah di kalangan mereka seorang rasul, seorang daripada mereka, yang akan membacakan mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajar mereka al-Kitab dan al-Hikmah, dan menyucikan mereka; sesungguhnya Engkaulah Yang Perkasa, Yang Bijaksana."
apakah mungkin ia akan menjadi....
mengajar mereka kebijaksanaan dan kebijaksanaan....
jelas ia adalah salah.... jadi mengikut konteks ayat 4:113. 3:164, 2:129 Al-hikmah membawa maksud hadis atau sesuatu hukum islam yang tiada dalam Al-Quran.....
iaitu
Al-kitab dan Al-hikmah....
atau
mengajar mereka Al-Quran dan Hadis......
atau
kebijaksanaan dan Hadis
atau
Kebijaksanaan dan Sunnah....
semua struktur ayat ini bebas dari sebarang kesilapan sesuai dengan Firman Allah.....
“Patutkah mereka (bersikap demikian), tidak mahu memikirkan isi al-Quran? Kalaulah al-Quran itu (datangnya) bukan dari sisi Allah, nescaya mereka akan dapati perselisihan yang banyak di dalamnya.”
(Surah an-Nisa’:82).........
perkataan BIHI itu pula merujuk kepada Al-Quran dan Hadis yakni satu benda yang diturunkan kepada nabi Muhammad DARI yang tunggal yakni Allah..........
uraian anda tiada tepat manakala 2 benda terpisah dengan kata ganti tunggal "BIHI" seharusnya bila terpisah "BIHIMA" mau lari kemana saja anda tidak bisa luput dari fakta ini. saya unjuk lagi contoh dalam Alquran belum perlu saya pergi ke KI dan Malaysia, jadi anda saja dalam kesilapan besar,,, anda tiada merasa kerena pengaruh ulamak hadis.
4:1yaa ayyuhaa alnnaasu ittaquu rabbakumu alladzii khalaqakum min nafsin waahidatin wakhalaqa minhaa zawjahaa wabatstsa minhumaa rijaalan katsiiran wanisaa-an waittaquu allaaha alladzii tasaa-aluuna bihi waal-arhaama inna allaaha kaana 'alaykum raqiiban
4:1. Wahai manusia, takutilah Pemelihara kamu yang mencipta kamu daripada jiwa yang satu, dan daripadanya (jiwa yang satu) Dia menciptakan pasangannya, dan daripada keduanya(suami-isteri), ditaburkan di merata-rata banyak lelaki dan perempuan; dan takutilah Allah yang kepada-Nya kamu saling meminta, dan rahim-rahim; sesungguhnya Allah menjagai kamu.
coba incik perhatikan kata ganti baik tunggal juga 2 benda terpisah suami dan isteri kata gantinya MINHUMA, padahal mereka dalam satu ikatan suami-isteri
kalau anda membawa common-sense, itulah konteks alhikmah sebagaimana alhikmah telah diberikan kepada LUQMAN yang bukan seorang dari nabi atau rasul. atau konteks alhikmah pada ayat 2:269
31:12. Sesungguhnya Kami telah memberi Luqman ALHIKMAH; "Berterimakasihlah kepada Allah. Sesiapa berterima kasih, dia berterima kasih hanyalah untuk dirinya sendiri, dan sesiapa yang tidak berterima kasih (kafir), maka sesungguhnya Allah Kaya, Terpuji."
semua bukti ayat telahpun saya unjuk kepada saudara, ayat yang satu menjelaskan ayat yang lain, Alquran tidak perlu penjelasan hadis, oleh karena itu Allah sebut pula sebagai JELAS, TERPERINCI. 11:1, 6:114
Bagaimana mungkin Alquran yang jelas terperinci, tiada keraguan dan dipelihara oleh Allah perlu kepada penjelasan kitab tiada jaminan dan penuh perselisihan?

antesa- Siswazah
- Number of posts: 201
Reputation: 0
Credits: 657
Registration date: 2011-02-26
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
sambungan.....
saudara masih dalam kekeliruan....
maksud saya BIHI itu merujuk kepada hal yang saya bold berikut......
perkataan BIHI itu pula merujuk kepada Al-Quran dan Hadis yakni satu WAHYU yang diturunkan kepada nabi Muhammad dari yang tunggal yakni Allah..........
minhumma dalam ayat ini membawa maksud yang berbeza iaitu sudah dihimpunkan....
ini kerana suami dan Isteri merujuk juga kepada dua objek yang berbeza tetapi ia dihimpunkan dalam satu ayat......
jika ayat itu digantikan dengan suami dan isteri maka kita tidak boleh mengatakan suami dan isteri itu adalah benda yang sama....
masalhnya Al-hikmah dalam konteks ayat ini tidak digandingkan dengan Al-kitab......
ayat 11:1, 6:114 seharusnya dibaca bersama dengan beberapa ayat lain yang menerangkan tugas Nabi Muhammad untuk memperinci dengan Hadis dan Sunnah........
sebenarnya saya kurang berminat untuk berbincang lebih mendalam tentang hadis ini kerana saudara bukan la orang yang tidak tau tetapi tidak mau kepada kebenaran.......
sudah dijawap.....
tetapi anda gagal mengemukakan hujah2 tentang apa yang dipinta....
1. mana hadis sahih bukhari yang berbunyi sedemikian
2.
jadi saya assume sudah menjawap soalan saudara itu... cuma saya tak ingin ulang2 benda yang sama......
3. jadi saya ingin bertanya..jadi kalau hadis itu salah menurut Al-Quran yang benar bagaimana, apakah pencuri dan penzina yg beriman itu kekal di neraka?
atau masuk neraka dulu kemudian baru masuk syurga karena masih ada iman?........
adakah dalil Al-Quran tentang hal ini?????
bukankah hanya orang Islam yang syirik sahaja kekaldalam neraka kerana dosa mereka tidak diampun???
sape kata takdo saudara.....
mungkin kerana saudara tolak hadis dan sunnah maka saudara tidak pernah solat taubat....
soalny ada ke cara solat dalam Al-quran...... ingat rujukan kita Hadis Sahih bukan Hadis Sahih Bukhari sahaja....
i
malangnya ayat ini ditujukan kepada yahudi dan nasrani yang beriman dan bukannya mereka yang sebaliknya..... seperti orientalis.....
itu adalah kenyataan dalil Aqli saudara semata mata.....
tapi petunjuk Al-quran {16:43-44 dan surah Al-fathir 28} melalui gabungan dalil Aqli dan naqli menunjukkan sebaliknya.....
kerana para perawi dan ahli hadis itu adalah ulamak pewaris nabi.....
Abdullah bin Umar telah berkata : Aku mendengar Rasulullah s.a.w telah bersabda yang bermaksud : Sesungguhnya Allah tidak menarik ilmu dengan menariknya secara mengejut sebaliknya Allah akan menarik ilmu itu dengan mematikan para ulama’ sehingga tiba suatu masa yang tiada lagi ada ulama’ maka manusia akan memilih ketua-ketua mereka dari kalangan orang jahil lalu apabila mereka ditanya maka dikeluarkan fatwa yang sesat maka sesatlah mereka serta menyesatkan pula orang lain. {Hadis diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim dalam sohihnya}
dan bukannya orientalis yahudi dan nasrani......
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak sekali-kali akan bersetuju atau suka kepadamu sehingga engkau menurut agama mereka. Katakanlah (kepada mereka): Sesungguhnya petunjuk Allah (agama Islam) itulah petunjuk yang benar. Dan demi sesungguhnya jika engkau menurut kehendak hawa nafsu mereka sesudah datangnya (wahyu yang memberi) pengetahuan kepadamu (tentang kebenaran), maka tiadalah engkau akan peroleh dari Allah (sesuatupun) yang dapat mengawal dan memberi pertolongan kepada mu. [al-Baqarah 2:120]
Banyak di antara Ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) suka kalaulah kiranya mereka dapat mengembalikan kamu menjadi kafir setelah kamu beriman, kerana dengki yang timbul dari diri mereka sendiri, sesudah nyata kepada mereka kebenaran. [al-Baqarah 2:109]
..........................
uraian anda tiada tepat manakala 2 benda terpisah dengan kata ganti tunggal "BIHI" seharusnya bila terpisah "BIHIMA" mau lari kemana saja anda tidak bisa luput dari fakta ini. saya unjuk lagi contoh dalam Alquran belum perlu saya pergi ke KI dan Malaysia, jadi anda saja dalam kesilapan besar,,, anda tiada merasa kerena pengaruh ulamak hadis.
saudara masih dalam kekeliruan....
maksud saya BIHI itu merujuk kepada hal yang saya bold berikut......
perkataan BIHI itu pula merujuk kepada Al-Quran dan Hadis yakni satu WAHYU yang diturunkan kepada nabi Muhammad dari yang tunggal yakni Allah..........
- Code:
4:1yaa ayyuhaa alnnaasu ittaquu rabbakumu alladzii khalaqakum min nafsin waahidatin wakhalaqa minhaa zawjahaa wabatstsa minhumaa rijaalan katsiiran wanisaa-an waittaquu allaaha alladzii tasaa-aluuna bihi waal-arhaama inna allaaha kaana 'alaykum raqiiban
4:1. Wahai manusia, takutilah Pemelihara kamu yang mencipta kamu daripada jiwa yang satu, dan daripadanya (jiwa yang satu) Dia menciptakan pasangannya, dan daripada keduanya(suami-isteri), ditaburkan di merata-rata banyak lelaki dan perempuan; dan takutilah Allah yang kepada-Nya kamu saling meminta, dan rahim-rahim; sesungguhnya Allah menjagai kamu.
coba incik perhatikan kata ganti baik tunggal juga 2 benda terpisah suami dan isteri kata gantinya MINHUMA, padahal mereka dalam satu ikatan suami-isteri
minhumma dalam ayat ini membawa maksud yang berbeza iaitu sudah dihimpunkan....
ini kerana suami dan Isteri merujuk juga kepada dua objek yang berbeza tetapi ia dihimpunkan dalam satu ayat......
jika ayat itu digantikan dengan suami dan isteri maka kita tidak boleh mengatakan suami dan isteri itu adalah benda yang sama....
kalau anda membawa common-sense, itulah konteks alhikmah sebagaimana alhikmah telah diberikan kepada LUQMAN yang bukan seorang dari nabi atau rasul. atau konteks alhikmah pada ayat 2:269
31:12. Sesungguhnya Kami telah memberi Luqman ALHIKMAH; "Berterimakasihlah kepada Allah. Sesiapa berterima kasih, dia berterima kasih hanyalah untuk dirinya sendiri, dan sesiapa yang tidak berterima kasih (kafir), maka sesungguhnya Allah Kaya, Terpuji."
masalhnya Al-hikmah dalam konteks ayat ini tidak digandingkan dengan Al-kitab......
semua bukti ayat telahpun saya unjuk kepada saudara, ayat yang satu menjelaskan ayat yang lain, Alquran tidak perlu penjelasan hadis, oleh karena itu Allah sebut pula sebagai JELAS, TERPERINCI. 11:1, 6:114
Bagaimana mungkin Alquran yang jelas terperinci, tiada keraguan dan dipelihara oleh Allah perlu kepada penjelasan kitab tiada jaminan dan penuh perselisihan?
ayat 11:1, 6:114 seharusnya dibaca bersama dengan beberapa ayat lain yang menerangkan tugas Nabi Muhammad untuk memperinci dengan Hadis dan Sunnah........
kita konfirmasi bersama pendapat mana yang konsisten dengan Alquran. demikian pula dengan hadis, adakah ia konsisten dengan Alquran sebagai kata ahlul-sunnah sebagai penjelasan Alquran?.
agi-lagi anda menghindari pertanyaan saya, barangkali anda perlu kembali membaca ilmu-hadis dan kajian mustalah-hadis sebagai awalnya, kemudian menginjak lebih dalam semacam rijal-hadis, jarh wata'dil, tarikh dan seterusnya. Kalau anda sekedar ikutan saja, teman saya kata itu sebagai maniak hadis, mereka mengikuti sesuatu yang tiada pengetahuan, ingat peringatan Allah
sebenarnya saya kurang berminat untuk berbincang lebih mendalam tentang hadis ini kerana saudara bukan la orang yang tidak tau tetapi tidak mau kepada kebenaran.......
bukti sebaliknya? bahkan anda belum menjawab logic pendek abc yang saya tuliskan sebelumnya.
sudah dijawap.....
tetapi anda gagal mengemukakan hujah2 tentang apa yang dipinta....
1. mana hadis sahih bukhari yang berbunyi sedemikian
2.
- Code:
sedikit pandangan saya mengenai hadis ini......
Diceritakan oleh Abu Dharr : Nabi pernah berkata, Jibril datang kepadaku dan memberitahuku kabar gembira bahwa siapa saja yang mati tanpa pernah menyembah apapun selain Allah, akan masuk surga. Aku lantas bertanya (kepada Jibril), "Meskipun dia mencuri, dan meskipun dia melakukan perzinahan?" Dia menjawab, "Ya, meskipun dia mencuri, dan meskipun dia melakukan perzinahan " [ Imam Bukhari ]......
masuk syurga.....
betullah kerana.....
Firman Allah yang bermaksud, “Sesungguhnya Allah tidak mengampunkan dosa orang yang syirik dengan-Nya. Dan Dia mengampun dosa yang lain dari itu.” (Surah an-Nisa’: 116)
maka jika kita syirik pasti tidak masuk syurga.......
betul juga kerana mengikut ayat di atas hanya orang yang syirik sahaja dosanya tidak diampun...
jadi saya ingin bertanya..jadi kalau hadis itu salah menurut Al-Quran yang benar bagaimana, apakah pencuri dan penzina yg beriman itu kekal di neraka?
atau masuk neraka dulu kemudian baru masuk syurga karena masih ada iman?........
adakah dalil Al-Quran tentang hal ini?????
jadi saya assume sudah menjawap soalan saudara itu... cuma saya tak ingin ulang2 benda yang sama......
kalaulah saya nak mempersoal matan hadis maka saya kata: sudahkah anda membaca ayat Allah yang menyatakan semisal "sesiapa beriman beramal saleh dan seterusnya akan masuk surga"? tidak ada ayat selaras hadis Bukhari bahwa "siapa beriman dan beramal syaitan (zina dan mencuri) akan masuk syurga"
kalaulah saya mahukan melihat logicnya jalan fikir saudara:
berdasar Alquran saja pun telah beriman dan berusaha sangat beramal saleh tiada zina tiada mencuri saudara kirakan masuk neraka.
peliknya saudara beriman kepada hadis yang mengatakan beriman meski zina dan mencuri akan masuk surga
apakah saudara naqli dan aqlikan berzina dan mencuri itu adalah perbuatan taat kepada Allah dan rasulNYA?
3. jadi saya ingin bertanya..jadi kalau hadis itu salah menurut Al-Quran yang benar bagaimana, apakah pencuri dan penzina yg beriman itu kekal di neraka?
atau masuk neraka dulu kemudian baru masuk syurga karena masih ada iman?........
adakah dalil Al-Quran tentang hal ini?????
bukankah hanya orang Islam yang syirik sahaja kekaldalam neraka kerana dosa mereka tidak diampun???
hadis bukhari tiada kata taubat pula incik,
sape kata takdo saudara.....
mungkin kerana saudara tolak hadis dan sunnah maka saudara tidak pernah solat taubat....
soalny ada ke cara solat dalam Al-quran...... ingat rujukan kita Hadis Sahih bukan Hadis Sahih Bukhari sahaja....
- Code:
Dari Abi Hurairah r.a. bahwa ia mendengar Rasulullah Saw bersabda:
“Seorang hamba melakukan dosa, dan berdo’a: ‘Ya Tuhanku, aku telah melakukan dosa maka ampunilah aku’. Tuhannya berfirman: ‘hamba-Ku mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Tuhan-pun mengampuninya’. Kemudian waktu berjalan dan orang itu tetap seperti itu hingga masa yang ditentukan Allah SWT, hingga orang itu kembali melakukan dosa yang lain. Orang itupun kembali berdo’a: ‘Ya Tuhanku, aku kembali melakukan dosa, maka ampunilah dosaku’. Tuhan-nya berfirman: ‘Hamba-Ku mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan Yang mengampuni dan menghapus dosanya’, maka Tuhan-pun mengampuninya. Kemudian ia terus dalam keadaan demikian hingga masa yang ditentukan Allah SWT, hingga akhirnya ia kembali melakukan dosa. Dan ia berdo’a: ‘Ya Tuhanku, aku telah melakukan dosa, maka ampunilah daku’. Tuhan-nya berfirman: ‘Hamba-Ku mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan Yang mengampuni dan menghapus dosanya’. Maka Tuhannya berfirman: ‘Aku telah berikan ampunan kepada hamba-Ku, dan silahkan ia melakukan apa yang ia mau”. Hadits diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
i
ngat ada ayat yahudi dan nasrani (nashara) juga shabiin Allah sebut di dalam Alquran.
2:62. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan orang-orang Yahudi, dan Nasrani, dan Sabiin, sesiapa percaya kepada Allah dan Hari Akhir, dan membuat kerja-kerja kebaikan, maka upah mereka adalah di sisi Pemelihara mereka, dan tiadalah ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.
5:69. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan orang-orang Yahudi, dan Sabiin, dan orang-orang Nasrani, sesiapa yang percaya kepada Allah, dan Hari Akhir, dan membuat kerja-kerja kebaikan, maka tiadalah ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.
malangnya ayat ini ditujukan kepada yahudi dan nasrani yang beriman dan bukannya mereka yang sebaliknya..... seperti orientalis.....
hadis rosak itu bikinan para perawi, para ahli-hadis kemudian mereka kata dari nabi, kalau disuruh membuktikan tiada lain hanya mengikuti bapak moyang saja, mereka percaya penuh kepada perawi tanpa bisa membuktikan ada bohong atau tidak, sudah tepat apa tidak, dan tiada jaminan sama sekali dari Allah, makanya hadis tiada datang dari Allah itu penuh dengan perselisihan
itu adalah kenyataan dalil Aqli saudara semata mata.....
tapi petunjuk Al-quran {16:43-44 dan surah Al-fathir 28} melalui gabungan dalil Aqli dan naqli menunjukkan sebaliknya.....
kerana para perawi dan ahli hadis itu adalah ulamak pewaris nabi.....
Abdullah bin Umar telah berkata : Aku mendengar Rasulullah s.a.w telah bersabda yang bermaksud : Sesungguhnya Allah tidak menarik ilmu dengan menariknya secara mengejut sebaliknya Allah akan menarik ilmu itu dengan mematikan para ulama’ sehingga tiba suatu masa yang tiada lagi ada ulama’ maka manusia akan memilih ketua-ketua mereka dari kalangan orang jahil lalu apabila mereka ditanya maka dikeluarkan fatwa yang sesat maka sesatlah mereka serta menyesatkan pula orang lain. {Hadis diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim dalam sohihnya}
dan bukannya orientalis yahudi dan nasrani......
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak sekali-kali akan bersetuju atau suka kepadamu sehingga engkau menurut agama mereka. Katakanlah (kepada mereka): Sesungguhnya petunjuk Allah (agama Islam) itulah petunjuk yang benar. Dan demi sesungguhnya jika engkau menurut kehendak hawa nafsu mereka sesudah datangnya (wahyu yang memberi) pengetahuan kepadamu (tentang kebenaran), maka tiadalah engkau akan peroleh dari Allah (sesuatupun) yang dapat mengawal dan memberi pertolongan kepada mu. [al-Baqarah 2:120]
Banyak di antara Ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) suka kalaulah kiranya mereka dapat mengembalikan kamu menjadi kafir setelah kamu beriman, kerana dengki yang timbul dari diri mereka sendiri, sesudah nyata kepada mereka kebenaran. [al-Baqarah 2:109]
..........................

silatgayung- Tutor
- Number of posts: 443
State:
Reputation: 0
Credits: 994
Registration date: 2010-12-09
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
sambungan......
sebenarnya sikap ini pun ada pada hampir semua orientalis.... mereka mengetahui malah pakar bahasa arab dan mengakui kemukjizatan Hadis.....
contohnya Muhammad Asad... pada mulanya beliau adalah seorang orientalis yang hebat tetapi dengan izin Allah beliau memeluk Islam... dan selepas itu beliau berusaha mempertahankan Hadis dan Sunnah Nabi dari ancaman musuhnya.....
seronok juga membaca kisah beliau dari seorang orientalis menjadi Muslim yang memerdekakan pakistan.....
sebenarnya saya kurang berminat untuk berbincang lebih mendalam tentang hadis ini kerana saudara bukan la orang yang tidak tau tetapi tidak mau kepada kebenaran.....
sebenarnya sikap ini pun ada pada hampir semua orientalis.... mereka mengetahui malah pakar bahasa arab dan mengakui kemukjizatan Hadis.....
contohnya Muhammad Asad... pada mulanya beliau adalah seorang orientalis yang hebat tetapi dengan izin Allah beliau memeluk Islam... dan selepas itu beliau berusaha mempertahankan Hadis dan Sunnah Nabi dari ancaman musuhnya.....
seronok juga membaca kisah beliau dari seorang orientalis menjadi Muslim yang memerdekakan pakistan.....
Last edited by silatgayung on Sun Mar 13, 2011 4:02 am; edited 1 time in total

silatgayung- Tutor
- Number of posts: 443
State:
Reputation: 0
Credits: 994
Registration date: 2010-12-09
Re: Mengenal asal usul golongan anti hadis......
atau masuk neraka dulu kemudian baru masuk syurga karena masih ada iman?........
Salam,
Bila dah masuk neraka, akan kekallah tinggal di dalamnya. Tiada ayat al-quran kata masuk neraka dulu baru masuk syurga.
2:39. Dan, orang-orang yang tidak percaya dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang Api, di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya."
Jadi, orang yang berkata kena azab di neraka dulu kemudian masuk syurga adalah penipu.
3:24. Itu adalah kerana mereka mengatakan, "Api tidak akan menyentuh kami kecuali untuk beberapa hari yang terhitung." Apa yang mereka mengada-adakan menipu mereka dalam cara hidup mereka.

Admin- Canselor
- Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3394
Registration date: 2008-04-07
Page 2 of 11 •
1, 2, 3, ... 9, 10, 11 
Similar topics» ASAL USUL MASAKAN MINANG
» [Anti SNSD] Nh?ng hěnh ?nh ?i sâu vŕo lňng AFS
» MENGENAL RAGAM GOLONGAN ANTI HADIS....
» Mengenal Ciri-ciri Golongan Anti-Quran
» *aSaL uSuL KeJadiaN aDaM*
» [Anti SNSD] Nh?ng hěnh ?nh ?i sâu vŕo lňng AFS
» MENGENAL RAGAM GOLONGAN ANTI HADIS....
» Mengenal Ciri-ciri Golongan Anti-Quran
» *aSaL uSuL KeJadiaN aDaM*
e-mindakita :: Minda Umum :: Islam
Page 2 of 11
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum