Log in

I forgot my password

Who is online?
In total there are 3 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 3 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 123 on Mon Jun 30, 2008 10:03 pm
Statistics
We have 935 registered users
The newest registered user is Slogan

Our users have posted a total of 57751 messages in 1698 subjects
Poll

Negeri Asal Anda

5% 5% [ 4 ]
24% 24% [ 18 ]
22% 22% [ 16 ]
8% 8% [ 6 ]
8% 8% [ 6 ]
5% 5% [ 4 ]
7% 7% [ 5 ]
0% 0% [ 0 ]
7% 7% [ 5 ]
4% 4% [ 3 ]
0% 0% [ 0 ]
0% 0% [ 0 ]
3% 3% [ 2 ]
1% 1% [ 1 ]
5% 5% [ 4 ]

Total Votes : 74

Top posters
Admin (4097)
 
mekganu (3628)
 
Juang (3492)
 
penditaputra (3027)
 
tokkmudim (2844)
 
Kalam (2631)
 
myra_roses (2534)
 
zafran0512 (2315)
 
FeLiSeWoMaN (2310)
 
tajuNM (2159)
 


Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

View previous topic View next topic Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by faried on Mon Jan 10, 2011 7:58 am

Ahlulsunnah wrote:
"Dia memberikan "hikmah" kepada siapa saja Dia kehendaki - dan sesiapa diberi "hikmah" maka sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak - dan tidaklah mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang menguna akalnya." (2:269)


Yutee alhikmata man yashao waman yuta alhikmata faqad ootiya khayran katheeran wama yaththakkaru illa oloo alalbabi


Jika Allah memberi "hikmah" kepada siapa saja Dia kehendaki,

maka

terkesan kuat bahwa Allah pilih kasih.

Saya suka dan pikir lebih benar dengan terjemahan:

man yashao = siapa yang berkehendak.

Seseorang akan mendapat hikmah karena dia berupaya untuk mendapatkannya,

meskipun

tentunya hal tersebut atas kasih Allah dan harus bersyukur ketika mendapatkannya.

Salam.

faried
Pensyarah

Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by faried on Mon Jan 10, 2011 8:02 am

Zulia wrote:Syaitan memang dijadikan untuk menipu manusia supaya meninggalkan agama.


Saya pikir terbalik.

Agama Islam sangat jelas tidak ada dalam Alquran.

Jika deen = agama, maka dalam Alquran tidak ada tertulis deenilislam.

Jadi orang yang menganut Agama Islam adalah pengikut setan,

sedangkan

orang yang tidak beragama adalah pengikut tuntunan Allah dalam Alquran.

faried
Pensyarah

Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21

Back to top Go down

Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by tolokminda on Mon Jan 10, 2011 9:16 am

faried wrote:
Ahlulsunnah wrote:
"Dia memberikan "hikmah" kepada siapa saja Dia kehendaki - dan sesiapa diberi "hikmah" maka sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak - dan tidaklah mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang menguna akalnya." (2:269)


Yutee alhikmata man yashao waman yuta alhikmata faqad ootiya khayran katheeran wama yaththakkaru illa oloo alalbabi


Jika Allah memberi "hikmah" kepada siapa saja Dia kehendaki,

maka

terkesan kuat bahwa Allah pilih kasih.

Saya suka dan pikir lebih benar dengan terjemahan:

man yashao = siapa yang berkehendak.

Seseorang akan mendapat hikmah karena dia berupaya untuk mendapatkannya,

meskipun

tentunya hal tersebut atas kasih Allah dan harus bersyukur ketika mendapatkannya.

Salam.


Salam,

Sangat menarik. Jika diterjemahkan begitu memang amat selaras dengan fitrah dunia. Siapa yang mahu berusaha pasti dia bakal beroleh hasilnya.

tolokminda
Doktor Falsafah

Number of posts: 1072
Reputation: 0
Credits: 2051
Registration date: 2009-10-02

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Admin on Mon Jan 10, 2011 9:57 am

Salam,

Kita juga boleh menelusuri ayat-ayat al-quran tentang kesesatan. Apakah Allah yang pilih manusia itu supaya menjadi sesat atau atas kehendak manusia itu yang memilih untuk sesat?

Seperti kata TM, amat menarik untuk dibincang di sini.

Admin
Canselor

Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3394
Registration date: 2008-04-07

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Juang on Mon Jan 10, 2011 10:15 am

Salam,

Jika kita kaitkan dengan keikhlasan, saya berpendapat maksud "siapa yang berkehendak" lebih sesuai.

Sebenarnya Hikmah itu wujud di merata-rata alam ini. Tetapi siapa yang mahu berfikir sahaja akan merasai hikmah tersebut. Ia seperti pancaran cahaya, yang semua orang menerimanya. Cuma yang membuka mata sahaja yang dapat merasai nikmat cahaya itu. Begitulah dengan hikmah, Allah pancarkan kepada seluruh alam, tetapi yang membuka minda sahaja merasai nikmat hikmah tersebut. Kerana itulah semua Nabi di kalangan orang-orang yang membuka minda. Mana ada Nabi yang tertutup mindanya dan taksub dengan kepercayaan tradisi kaumnya sendiri?

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5307
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Admin on Mon Jan 10, 2011 11:05 am

6:39. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak dan bisu, dalam kegelapan. Sesiapa yang Allah menghendaki, Dia menyesatkan, dan sesiapa yang Dia menghendaki, Dia meletakkannya di atas jalan lurus.

6:39 wal-ladhiyna kadh-dhabuu biaayaatinaa Sum-muw wa bukmun fiZ Zulumaat* may yashail-laahu yuDlilhu wa may yasha' yaj'Alhu 'Alaa SiraaTim mustaqiym

Salam,

Dari pemahaman ayat di atas, siapa sahaja yang Allah mengkehendaki Dia menyesatkan dan meletakkannya di jalan lurus.

Atau

atas kehendak orang itu yang mahu sesat dan meletakkan dirinya di atas jalan lurus?

Terjemahan semula;

6:39. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak dan bisu, dalam kegelapan. Sesiapa yang berkehendak, Dia menyesatkan, dan (juga)sesiapa yang berkehendak, Dia meletakkannya di atas jalan lurus.

Admin
Canselor

Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3394
Registration date: 2008-04-07

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Juang on Mon Jan 10, 2011 11:11 am

Salam,

Jika kita renungkan, kalaulah urusan berada dalam kesesatan atau berada di jalan yang lurus terletak pada Kehendak Allah, buat apa Allah ciptakan syurga dan neraka? Dan buat apa kita diuji jika semua itu hanya mengikut Kehendak Allah?

Jadi memang wajar terjemahan "Dia kehendaki" seperti dalam ayat-ayat yang dikemukakan di sini, diterjemahkan semua kepada maksud yang lebih logik dan rasional.

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5307
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Admin on Mon Jan 10, 2011 11:27 am

Salam Juang,

Saya setuju.

Jika kita mahu sesat, petunjuk, kafir, muslim, pandai, bodoh, cerdik, bijak dsb itu adalah atas kehendak kita sendiri, bukan kehendak Tuhan.

Begitu juga, kalau berusaha nak jadi kaya itu adalah kehendak dan usaha kita. Tuhan tidak akan suka-suka pilih kasih mengikut kehendakNya untuk jadikan orang itu kaya atau tidak. Semuanya atas kehendak dan usaha kita sendiri.

Kalau nak jadi orang yang membuta-tuli, itu kehendak kita sendiri. Kalau nak jadi orang yang mempunyai minda, itu juga kehendak kita sendiri.

Admin
Canselor

Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3394
Registration date: 2008-04-07

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Juang on Mon Jan 10, 2011 11:34 am

Salam,

Bagaimana pula dengan ayat ini;

42:49. Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi; Dia mencipta apa yang Dia mengkehendaki; Dia memberi siapa yang Dia mengkehendaki anak-anak perempuan, dan Dia memberi siapa yang Dia mengkehendaki anak-anak lelaki,

Jika, man yashao = siapa yang berkehendak,

maka diterjemahkan semula menjadi;

42:49. Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi; Dia mencipta apa yang Dia mengkehendaki; Dia memberi siapa yang berkehendak anak-anak perempuan, dan Dia memberi siapa yang berkehendak anak-anak lelaki,

Mengikut pengalaman sendiri, ketika anak pertama dahulu, saya memang hendak mendapat anak lelaki, dan Allah memberikan sama yang dihajati. Kemudian isteri saya berharap anak perempuan, ternyata yang kedua Allah berikan anak perempuan. Anak ketiga, kami tak kisah anak lelaki atau perempuan, maka Dia tentukan mengikut KehendakNya.


Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5307
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Juang on Mon Jan 10, 2011 11:41 am

Salam,

42:50. Atau Dia menjodohkan mereka, lelaki dan perempuan; dan Dia membuat siapa yang berkehendak (man yashao) mandul. Sesungguhnya Dia Mengetahui, Berkuasa.

Dengan pengetahuan perubatan hari ini, manusia yang tidak mahu anak lagi boleh "dimandulkan". Jadi manusia boleh untuk menjadi mandul dan tidak mustahil yang mandul boleh disuburkan jika tahu ilmu-ilmu yang melayakkan mereka mendapat anak.

Pokok pangkalnya jika ada kemahuan untuk mendapat sesuatu, pasti ada ilmu yang membenarkan sesuatu itu terjadi.

Lihatlah, jika dahulu manusia tidak tahu terbang, tetapi kerana manusia ada kehendak terbang macam burung, maka Allah izinkan mereka terbang dengan terciptanya kapal terbang.

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5307
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by DinTeksi on Mon Jan 10, 2011 2:37 pm

2: 213. "Adalah manusia ummat yang satu, lalu Allah mengutuskan para Nabi-Nabi sebagai pembawa khabar gembira dan pemberi peringatan dan Dia menurunkan bersama-sama mereka kitab-kitab dengan benar untuk memutuskan diantara manusia tentang apa yang mereka berselisih didalamnya. Dan Tidaklah berselisih didalamnya kecuali orang-orang yang diberiNya dari sesudah apa yang datang kepada mereka keterangan-keterangan kerana kedengkian sesama mereka. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang Dia kehendaki kepada jalan yang lurus."

42:14. "Dan mereka tidak berpecah-belah kecuali selepas pengetahuan itu datang kepada mereka kerana kedengkian sesama mereka. Dan kalau tidak ketetapan terdahulu dari Tuhanmu sampai masa yang ditentukan, sudah pasti diputuskan diantara mereka. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kitab sesusudah mereka, benar-benar dalam keragu-raguan daripadanya, bimbang."


DinTeksi
Siswa-Siswi

Number of posts: 14
Reputation: 0
Credits: 516
Registration date: 2011-01-10

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by faried on Mon Jan 10, 2011 3:04 pm

Admin wrote:6:39. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak dan bisu, dalam kegelapan. Sesiapa yang Allah menghendaki, Dia menyesatkan, dan sesiapa yang Dia menghendaki, Dia meletakkannya di atas jalan lurus.


Ayat 6.39 bagus sebagai contoh.

6:39 Waallatheena kaththaboo biayatina summun wabukmun fee alththulumati man yashai Allahu yudlilhu waman yasha yajAAalhu AAala siratin mustaqeemin

# 6:39 (Malay) Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barang siapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus.


man yashai Allahu = siapa yang dikehendaki Allah,

karena

dalam teks jelas ada kata Allah di situ.


faried
Pensyarah

Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Zulia on Mon Jan 10, 2011 3:09 pm

faried wrote:
Zulia wrote:Syaitan memang dijadikan untuk menipu manusia supaya meninggalkan agama.


Saya pikir terbalik.

Agama Islam sangat jelas tidak ada dalam Alquran.

Jika deen = agama, maka dalam Alquran tidak ada tertulis deenilislam.

Jadi orang yang menganut Agama Islam adalah pengikut setan,

sedangkan

orang yang tidak beragama adalah pengikut tuntunan Allah dalam Alquran.


Saya hormati Bapak faried , yang mengatakan pegangan bapak itu. Seperti Tolokminda juga, pandangan kalian, hanya untuk mereka tidak berpegang pada agama dan yang bukan menganut agama Islam.

Oleh itu saya tidak akan mencampuri perbincangan kalian, takut nanti tidak menepati pegangan kalian. Mungkin admin boleh buatkan agar forum ini dibawah 'Tidak beragama'.

Zulia
Profesor Madya

Number of posts: 1529
Age: 31
State:
Reputation: 3
Credits: 2510
Registration date: 2009-12-23

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by tolokminda on Mon Jan 10, 2011 4:18 pm

Salam Zulia,

Sudah kenalah perbincangan ini di bawah kategori Islam. Islam itu bukan milik satu puak saja. Malah tumbuhan, haiwan, sistem suria, galaksi dan seluruh alam semesta pun Islam jugak. Yang tak mao ikut apa yang telah ditetapkan Tuhan saja yang tidak Islam.

tolokminda
Doktor Falsafah

Number of posts: 1072
Reputation: 0
Credits: 2051
Registration date: 2009-10-02

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by Admin on Mon Jan 10, 2011 4:19 pm

faried wrote:
Admin wrote:6:39. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak dan bisu, dalam kegelapan. Sesiapa yang Allah menghendaki, Dia menyesatkan, dan sesiapa yang Dia menghendaki, Dia meletakkannya di atas jalan lurus.


Ayat 6.39 bagus sebagai contoh.

6:39 Waallatheena kaththaboo biayatina summun wabukmun fee alththulumati man yashai Allahu yudlilhu waman yasha yajAAalhu AAala siratin mustaqeemin

# 6:39 (Malay) Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barang siapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus.


man yashai Allahu = siapa yang dikehendaki Allah,

karena

dalam teks jelas ada kata Allah di situ.



Salam,

Ini bermakna, kalau Allah mengkehendaki orang itu sesat maka sesatlah orang itu meskipun orang itu cuba mencari petunjuk?

Admin
Canselor

Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3394
Registration date: 2008-04-07

Back to top Go down

Re: Tuhan Kehendaki Atau Kita Berkehendak?

Post by faried on Mon Jan 10, 2011 4:32 pm

Admin wrote:
faried wrote:
Admin wrote:6:39. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak dan bisu, dalam kegelapan. Sesiapa yang Allah menghendaki, Dia menyesatkan, dan sesiapa yang Dia menghendaki, Dia meletakkannya di atas jalan lurus.


Ayat 6.39 bagus sebagai contoh.

6:39 Waallatheena kaththaboo biayatina summun wabukmun fee alththulumati man yashai Allahu yudlilhu waman yasha yajAAalhu AAala siratin mustaqeemin

# 6:39 (Malay) Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barang siapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus.


man yashai Allahu = siapa yang dikehendaki Allah,

karena

dalam teks jelas ada kata Allah di situ.



Ini bermakna, kalau Allah mengkehendaki orang itu sesat maka sesatlah orang itu meskipun orang itu cuba mencari petunjuk?


Segala sesuatu yang terjadi haruslah atas kehendak Tuhan.

Dalam ayat 6.39, orangnya memang mendustakan,

sehingga

jika Allah menyesatkannya, pantas saja.

Salam.

faried
Pensyarah

Number of posts: 915
Reputation: 0
Credits: 1711
Registration date: 2010-04-21

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum