Log in

I forgot my password

Who is online?
In total there are 4 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 4 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 123 on Mon Jun 30, 2008 10:03 pm
Statistics
We have 935 registered users
The newest registered user is Slogan

Our users have posted a total of 57751 messages in 1698 subjects
Poll

Negeri Asal Anda

5% 5% [ 4 ]
24% 24% [ 18 ]
22% 22% [ 16 ]
8% 8% [ 6 ]
8% 8% [ 6 ]
5% 5% [ 4 ]
7% 7% [ 5 ]
0% 0% [ 0 ]
7% 7% [ 5 ]
4% 4% [ 3 ]
0% 0% [ 0 ]
0% 0% [ 0 ]
3% 3% [ 2 ]
1% 1% [ 1 ]
5% 5% [ 4 ]

Total Votes : 74

Top posters
Admin (4097)
 
mekganu (3628)
 
Juang (3492)
 
penditaputra (3027)
 
tokkmudim (2844)
 
Kalam (2631)
 
myra_roses (2534)
 
zafran0512 (2315)
 
FeLiSeWoMaN (2310)
 
tajuNM (2159)
 


Apabila hamba Allah dijadikan 'anak Tuhan'

View previous topic View next topic Go down

Apabila hamba Allah dijadikan 'anak Tuhan'

Post by Juang on Fri Nov 06, 2009 5:30 pm

19.89. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,

19.90. hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,

19.91. karena mereka menda'wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.

Apabila sesuatu kaum menjadikan manusia-manusia terdahulu sebagai penetap hukum sedangkan Allah sendiri tidak menetapkan seperti yang mereka dakwa, sebenarnya mereka telah menjadikan orang terdahulu itu seperti anak Allah. Ini kerana yang layak menetapkan hukum adalah Allah sahaja.

Dan bila Allah tetapkan hukumNya, pasti ada logik yang boleh manusia fikirkan. Sebab itu manusia boleh kaji alam semesta ini kerana Allah menciptanya berdasar hukum yang logik. Jadi, patutkah Dia turunkan ajaran agama yang tidak logik kepada manusia, sedangkan Dia mencipta alam semesta ini pun secara logik?

Allah sudah sempurnakan Al Quran untuk menetapkan hukum atas nama agama. Apakah patut mereka menokok tambah ketetapan dengan menjadikan riwayat-riwayat hamba Allah terdahulu sebagai hukum agama? Amat buruk apa yang mereka ada-adakan itu.

Ingatlah, yang memegang kuasa pintu-pintu langit untuk menurunkan hujan adalah Allah. Yang memegang kuasa agar tanah-tanah di bumi tidak terbelah adalah Allah. Dan yang menjadikan gunung-gunung berdiri tegak adalah Allah. Semua itu Allah kawal dan atur secara logik. Ada hukum yang boleh dibuktikan secara logik.

Jika Allah bukakan pintu-pintu langit sehingga hujan turun mencurah-curah untuk suatu tempoh yang lama sehingga banjir, dan Allah membelah tanah di bawah lautan sehingga menghasilkan tsunami dan Allah melemahkan daya ikatan tanah di gunung-gunung sehingga terjadi banyak tanah runtuh yang menakung empangan-empangan di kawasan pergunungan tersebut, siapakah tuhan selainNya akan mendatangkan pertolongan bila hari dijanjikan azab itu terlaksana?

Jadi kenapa manusia itu sanggup mengada-adakan hukum atau ketetapan sedangkan Allah tidak menetapkan sedemikian? Tidakkah manusia itu memikirkan?

Dan apabila diseru mereka kembali jadikan Kitab Allah sebagai hukum di antara mereka, sebahagian mereka berpaling.

19.93. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

19.94. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.

19.95. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Semua manusia akan menghadapkan diri kepada Allah di hari kiamat dengan amalan masing-masing. Ketika itu tiada alim ulamak atau tok guru atau ahli-ahli kitab akan membantu untuk menjawab soalan-soalan Allah. Semuanya berdikari dan bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri.

Jadi, apakah patut manusia itu ketika di dunia, dia beragama main pakai turut sahaja cakap-cakap manusia lain tanpa memikirkan baik-buruk atau benar-salah apa yang disampaikan?

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5302
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Apabila hamba Allah dijadikan 'anak Tuhan'

Post by Admin on Fri Nov 06, 2009 7:50 pm

Begitulah yang berlaku kepada umat islam hari ini. Apabila mereka diajak agar kembali berpegang kepada al-quran satu-satunya, mereka melenting malah melemparkan gelaran-gelaran yang buruk kepada orang itu. Mereka panas hati apabila pendustaan ajaran orang-orang terdahulu atas nama nabi dibongkar. Tidakkah mereka mengambil pedoman dalam al-quran bahawa rasul yang diutuskan Allah itu mengajak mereka untuk mengikuti apa yang diturunkan oleh Allah? Tetapi mereka lebih suka mengikuti apa yang bapa-bapa mereka buat. Firman Allah;

2:170. Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Ikutlah apa yang Allah menurunkan", mereka berkata, "Tidak, kami akan mengikuti apa yang kami mendapati bapa-bapa kami buat." Apa? Dan jika bapa-bapa mereka tidak memahami sesuatu, dan mereka tidak mendapat petunjuk?

Mereka juga tidak teragak-agak menghina yakni melemparkan gelaran yang buruk kepada orang yang menentang ajaran atas nama orang-orang terdahulu, sedangkan Allah melarang daripada berbuat demikian. Firman Allah;

49:11. Wahai orang-orang yang percaya, janganlah sesuatu kaum mengejek kaum yang lain, yang mungkin lebih baik daripada mereka; dan jangan juga perempuan-perempuan memperolok-olokkan perempuan-perempuan yang mungkin lebih baik daripada mereka. Dan jangan mencari kesilapan sesama sendiri, dan jangan juga menghina satu sama lain dengan nama-nama gelaran. Satu nama yang buruk ialah fasiq setelah iman. Dan sesiapa tidak bertaubat, maka mereka itu, merekalah orang-orang yang zalim.

Admin
Canselor

Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3389
Registration date: 2008-04-07

Back to top Go down

Re: Apabila hamba Allah dijadikan 'anak Tuhan'

Post by Juang on Sat Nov 07, 2009 8:32 am

Daripada ayat 49.11 itu, sepatutnya perpecahan di kalangan orang Islam tidak berlaku jika masing-masing percaya kepada Allah. Namun apabila ada manusia lebih percaya selain daripada Allah, sedangkan Kitab Allah yang telah sempurna menetapkan hukum atas nama Islam tidak mereka endah, apa erti akuan Islam mereka selama ini?

Takutilah pada suatu hari yang kita tidak akan ditolong melainkan mengikut apa yang kita lakukan selama ini.

31.33. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang seorang bapa tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat menolong bapanya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan penipu memperdayakan kamu terhadap Allah.

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5302
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum