Log in

I forgot my password

Who is online?
In total there are 5 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 5 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 123 on Mon Jun 30, 2008 10:03 pm
Statistics
We have 935 registered users
The newest registered user is Slogan

Our users have posted a total of 57751 messages in 1698 subjects
Poll

Negeri Asal Anda

5% 5% [ 4 ]
24% 24% [ 18 ]
22% 22% [ 16 ]
8% 8% [ 6 ]
8% 8% [ 6 ]
5% 5% [ 4 ]
7% 7% [ 5 ]
0% 0% [ 0 ]
7% 7% [ 5 ]
4% 4% [ 3 ]
0% 0% [ 0 ]
0% 0% [ 0 ]
3% 3% [ 2 ]
1% 1% [ 1 ]
5% 5% [ 4 ]

Total Votes : 74

Top posters
Admin (4097)
 
mekganu (3628)
 
Juang (3492)
 
penditaputra (3027)
 
tokkmudim (2844)
 
Kalam (2631)
 
myra_roses (2534)
 
zafran0512 (2315)
 
FeLiSeWoMaN (2310)
 
tajuNM (2159)
 


Perjanjian Dengan Allah

View previous topic View next topic Go down

Perjanjian Dengan Allah

Post by Adli on Mon Oct 05, 2009 6:44 am

5:7. Dan ingatlah akan rahmat Allah ke atas kamu, dan perjanjian-Nya yang Dia buat dengan kamu apabila kamu berkata, "Kami dengar, dan kami taat." Dan takutilah Allah; sesungguhnya Allah mengetahui apa yang di dalam dada.

Perjanjian manusia dengan Allah bukan satu perkara boleh dianggap remeh. Apabila manusia itu berjanji mengikut Al Quran, seharusnya ia menepati janjinya. Jika mereka mengengkari apa yang mereka janjikan, hakikatnya mereka telah memandang Allah itu lemah berbanding mereka.

Takutilah Allah. Dia Mengetahui segala yang tersembunyi ketika setiap manusia itu berjanji dalam dirinya.

Kalau kita renungkan sunnah kaum terdahulu, banyak yang telah dimusnahkan dengan azab Allah semata-mata kerana mereka berpaling daripada janji mereka sendiri.

Kenapa Allah musnahkan kaum yang memungkiri janji? Ini menunjukkan Allah bersikap tegas terhadap sesuatu perjanjian agar sesuatu penjanjian itu tidak dicabuli sesuka hati.

Hanya orang sudah hilang akal sahaja sanggup mencabuli perjanjian yang mereka lakukan untuk agama Allah.

Adli
Profesor Madya

Number of posts: 1848
State:
Reputation: 4
Credits: 3095
Registration date: 2008-04-14

Back to top Go down

Re: Perjanjian Dengan Allah

Post by Juang on Mon Oct 05, 2009 7:49 am

Kehidupan manusia bermula dengan perjanjian bahawa manusia tidak akan menyekutukan Allah. Semua manusia telah berjanji mereka tidak akan menyekutukan Allah. Sebab itulah jauh di sudut hati manusia percaya adanya Tuhan untuk disembah. Cuma bagaimana cara hendak menyembah Tuhan itu yang ramai manusia tidak tahu sehingga wujud bermacam-macam jenis agama dengan cara menyembah masing-masing.

Apabila semua manusia telah berjanji akan tunduk pada Allah sahaja, maka tiada alasan lagi orang kafir di neraka hendak mengatakan Allah tidak berlaku adil kerana mencipta diri mereka asalnya kafir. Hakikatnya mereka sedar, asal ciptaan mereka adalah mentauhidkan Allah. Tetapi sebab mereka memungkir janji mereka kepada Allah, maka Dia bertindak tegas kepada manusia yang memungkiri janji.

Ada kaum yang ditinggalkan Kitab-kitab Allah terdahulu sebagai perjanjian mereka terhadap Allah agar Dia tidak dipersekutukan. Namun syaitan sering menipu-daya manusia sehingga ajaran sebenar Kitab-kitab tersebut telah disembunyikan dan manusia yang menurut ajaran bapa-bapa mereka mula menyembah manusia-manusia terdahulu yang kononnya membuat ketetapan dari sisi Allah. Sehingga tahap ada Rasul-rasul Allah terdahulu telah dijadikan anak Tuhan (berkuasa membuat ketetapan selainNya) untuk disembah. Dengan kata lain, jika ada riwayat hadis atas nama Nabi-nabi atau Rasul terdahulu, biarpun bercanggah daripada Kitab-kitab Allah, mereka anggap riwayat hadis itulah yang patut dipercayai, bukan lagi Kitab Allah. Mereka telah memungkiri janji untuk patuh kepada Kitab Allah. Kitab Allah sudah tidak dipedulikan lagi. Maka Allah datangkan azabNya kepada kaum yang memungkiri janji itu.

Kemudian, ketika pembangunan negara Madinah, Nabi Muhammad pernah membuat perjanjian dengan semua golongan yang ingin membina negara Madinah itu yang dinamakan Perjanjian Hudaibiah. Setiap mereka itu tahu ikrar mereka dalam perjanjian tersebut. Namun ada beberapa golongan Yahudi dan munafik yang mengengkari perjanjian tersebut. Maka Rasulullah dan golongan beriman terpaksa bertindak tegas menghukum mereka supaya agama Allah tidak menjadi bahan fitnah (dibuat olok-olokan).

Di sini kita nampak, barangsiapa yang memungkiri janji yang mengajak kepada kesatuan manusia dan mentauhidkan Allah, pasti Allah sendiri akan datangkan balasan terhadap memungkiri janji itu. Ini kerana jika tabiat memungkiri janji itu dibiarkan, pasti manusia tidak akan bersatu dan agama Allah akan dijadikan fitnah sehingga menyebabkan sesuatu kaum itu akan didatangi azab yang besar. Jadi demi mengelakkan kemudaratan yang lebih besar, maka Allah bertindak tegas terhadap golongan yang memungkiri janji tersebut. Jadi segala ketegasan yang kita lakukan kepada golongan yang memungkiri janji itu sebenarnya datang daripada Allah kerana Dia Mengetahui apa yang tersembunyi dalam dada manusia.

Begitulah peringatan kepada manusia agar janji Allah tidak dipermain-mainkan demi menyelamatkan manusia daripada kemusnahan yang lebih besar.

Smile

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5307
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum