Log in
Similar topics
Who is online?
In total there are 6 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 6 Guests :: 1 BotNone
Most users ever online was 123 on Mon Jun 30, 2008 10:03 pm
Statistics
We have 935 registered usersThe newest registered user is Slogan
Our users have posted a total of 57751 messages in 1698 subjects
Top posters
| Admin (4097) | ||||
| mekganu (3628) | ||||
| Juang (3492) | ||||
| penditaputra (3027) | ||||
| tokkmudim (2844) | ||||
| Kalam (2631) | ||||
| myra_roses (2534) | ||||
| zafran0512 (2315) | ||||
| FeLiSeWoMaN (2310) | ||||
| tajuNM (2159) |
Surah 114: An-Nas
e-mindakita :: Minda Umum :: Al-Quran
Page 1 of 2 • Share •
Page 1 of 2 • 1, 2 
Surah 114: An-Nas
Kajian tentang maksud perkataan-perkataan dan ayat-ayat dalam surah ini. Forumer digalakkan bersoal-jawab atau bertukar-tukar pendapat mengenai perkataan dan ayat yang tidak atau kurang difahami dalam surah ini bagi menambahkan pengetahuan dan kefahaman kitab Al-Quran.

Admin- Canselor
- Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3393
Registration date: 2008-04-07
Re: Surah 114: An-Nas
- Katakanlah: "Aku berlindung kepada Rabb manusia". (QS. 114:1)
- Raja manusia. (QS. 114:2)
- Sembahan manusia, (QS. 114:3)
- dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, (QS. 114:4)
- yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (QS. 114:5)
- dari jin dan manusia (QS. 114:6)
kenapa agaknya kedalam dada manusia , bukan hati manusia .

slipar- Pensyarah
- Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18
Re: Surah 114: An-Nas
Pada pendapat saya, di dalam dada manusia itu tersimpannya hati. Sebelum bisikan itu sampai ke dalam hati manusia, ianya berlegar-legar dalam dada. Jika hati kita dicemari dengan penyakit hati (riak, sombong, dengki, dsb), maka mudahlah bisikan itu menyerap ke dalam hati. Sekiranya hati kita bersih dari sifat-sifat kotor itu, maka bisikan kejahatan itu tidak akan sampai ke dalam hati. Sebab itulah jika orang itu diberi petunjuk oleh Allah maka dadanya dilapangkan. Dan sebaliknya, orang yang tidak mendapat petunjukNya, dadanya menjadi sempit.

Admin- Canselor
- Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3393
Registration date: 2008-04-07
Re: Surah 114: An-Nas
slipar wrote:
kenapa agaknya kedalam dada manusia , bukan hati manusia .
ٍٍٍKata Nabi s.a.w , Syaitan itu meresap mengikut perjalanan darah , boleh kita fahami disini .. syitan mengusai jiwa kita dengan hanya berpusat didada kita ( tempat darah dialirkan seluruh badan) , ini pastinya merujuk kepada Nafsu kita sendiri , dimana syaitan sering kali bermain2 dengan setiap nafsu yg sedia ada di tubuh kita ..,
Spt yg dikatakan oleh bayau .. sekiranya hati kita kuat dan teguh .. kita boleh mengelakkan sentuhan syaitan ini yg bermain didada2 kita ... persoalanya .. bagaimana kita hendak menguatkan hati ? kata nabi s.a.w : Hidupkanlah hati kamu dengan Zikrullah agar tenteram ... bak dlm Ar Rakdu ayat 28 : " (Iaitu) orang-orang yang beriman dan
tenang tenteram hati mereka dengan "zikrullah". Ketahuilah dengan
"zikrullah" itu, tenang tenteramlah hati manusia." ..
Tenang dan tenteram bagaimana hati kita ? tidak lain tidak bukan .. tenang dan tenteram dari usik godaan dan ganguan syitan manusia dan syitan Jin .....

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
ٍٍٍKata Nabi s.a.w , Syaitan itu meresap mengikut perjalanan darah , boleh kita fahami disini .. syitan mengusai jiwa kita dengan hanya berpusat didada kita ( tempat darah dialirkan seluruh badan) , ini pastinya merujuk kepada Nafsu kita sendiri , dimana syaitan sering kali bermain2 dengan setiap nafsu yg sedia ada di tubuh kita ..,
di mana pulak tempatnya dhikir itu , di mulut kah atau di hati . di sini ada tiga tempat .. mulut , kepala, dada ..
Spt yg dikatakan oleh bayau .. sekiranya hati kita kuat dan teguh .. kita boleh mengelakkan sentuhan syaitan ini yg bermain didada2 kita ... persoalanya .. bagaimana kita hendak menguatkan hati ? kata nabi s.a.w : Hidupkanlah hati kamu dengan Zikrullah agar tenteram ... bak dlm Ar Rakdu ayat 28 : " (Iaitu) orang-orang yang beriman dan
tenang tenteram hati mereka dengan "zikrullah". Ketahuilah dengan
"zikrullah" itu, tenang tenteramlah hati manusia." ..
Tenang dan tenteram bagaimana hati kita ? tidak lain tidak bukan .. tenang dan tenteram dari usik godaan dan ganguan syitan manusia dan syitan Jin .....
di mana pulak tempatnya dhikir itu , di mulut kah atau di hati . di sini ada tiga tempat .. mulut , kepala, dada ..

slipar- Pensyarah
- Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18
Re: Surah 114: An-Nas
Zikir itu .. tentulah dilafazkan di lidah .. difikirkan di minda ... mendatangkan ketenangan di hati ...
Seperti ungkapan maaf di lidah ... hasil fikiran terbuka di minda ... mendatangkan muhabbah dan ketenangan di hati diantara dua hubungan manusia ...
Seperti itulah kita berzikir .. diantara kita dan Allah .. hasil lidah yg melafaz .. hasil positif akal yg memikir .. menghasilkan ketenangan dihati ... pastinya syitan dan manusia tidak akan dpt menerobosi hati2 yg tenang ini ...
Seperti ungkapan maaf di lidah ... hasil fikiran terbuka di minda ... mendatangkan muhabbah dan ketenangan di hati diantara dua hubungan manusia ...
Seperti itulah kita berzikir .. diantara kita dan Allah .. hasil lidah yg melafaz .. hasil positif akal yg memikir .. menghasilkan ketenangan dihati ... pastinya syitan dan manusia tidak akan dpt menerobosi hati2 yg tenang ini ...

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
maaf tanya , adakah anda pengamal tarikat .

slipar- Pensyarah
- Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18
Re: Surah 114: An-Nas
Tidak .. tetapi sy tidak menolak tarikat yg seiring dengan panduan Al Quran tetapi menolak sehingga hujung nyawa jika ia berlawan dengan Al QUran sehingga bertemu kebenaran antara keduanya ...
Marilah kita terus bercerita bekenaan surah ini .. sy amat berminat dengan perbincangan Mauzabtian ini ...
Marilah kita terus bercerita bekenaan surah ini .. sy amat berminat dengan perbincangan Mauzabtian ini ...

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
Tidak .. tetapi sy tidak menolak tarikat yg seiring dengan panduan Al Quran tetapi menolak sehingga hujung nyawa jika ia berlawan dengan Al QUran sehingga bertemu kebenaran antara keduanya ...
Marilah kita terus bercerita bekenaan surah ini .. sy amat berminat dengan perbincangan Mauzabtian ini ...
bukan kah begini ..
dari hati ke minda dan terus kemulut .. kita

slipar- Pensyarah
- Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18
Re: Surah 114: An-Nas
Sedarkah kita .. di surah ini Allah menerangkan 2 Jalan yg menjadi pilihan kita didunia .. samada Jalan Allah yg menjadi Tuhan dan Raja manusia ataupun jalan Syaitan yg sentiasa bermain2 mengoda Hati yg terletak di dada kita ... bukan mengusik atau mengoda akal fikiran kita ...
Tiga ayat pertama menceritakan jalan Allah .. 3 ayat terkemudian menerangkan jalan kesesatan Syitan ...
Terkadang terfikir ...kenapa Syaitan lebih berminat dgn Hati berbanding memilih akal minda ..?
Tiga ayat pertama menceritakan jalan Allah .. 3 ayat terkemudian menerangkan jalan kesesatan Syitan ...
Terkadang terfikir ...kenapa Syaitan lebih berminat dgn Hati berbanding memilih akal minda ..?

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
slipar wrote:
bukan kah begini ..
dari hati ke minda dan terus kemulut .. kita
Sudah pastinya .. akhirnya ia akan kembali ke hati semula ..natijah ketenangan yg kita perolehi hasil zikir yg diulang2 di lidah yg sentiasa basah mengingati Allah ...
Allah berpesan di Surah AliImran ayat 8 .. agar kita selalu meminta ketetapan hati beriman dengan NYA ...
(Mereka berdoa dengan berkata):
Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau memesongkan hati kami sesudah Engkau
beri petunjuk kepada kami dan kurniakanlah kepada kami limpah rahmat
dari sisiMu; sesungguhnya Engkau jualah Tuhan Yang melimpah-limpah
pemberianNya.
Tidak lain tidak bukan .. terpesong dengan ganguan godaan syitan .. yg mana hati ini setiasa berbolak balik dari setiap masa dan ketika ..jelaslah nabi s.a.w. mengajar kita agar kerap berdoa : Wahai hati yg sentiasa bergolak .. tetaplah hatiku dengan AgamaMU ...

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
adakah memesongkan hati
memesongkan fikiran dan
memesongkan kata2 itu bermadsud yg sama .
hati dan dada seolah roh dan jasad .
bila jasad merujuk kepada perbuatan termasuk kata2 bukan akal fikiran dan tidak berkait dgn hati . dari sini dapatlah kita kenal syaitan itu ....
memesongkan fikiran dan
memesongkan kata2 itu bermadsud yg sama .
hati dan dada seolah roh dan jasad .
bila jasad merujuk kepada perbuatan termasuk kata2 bukan akal fikiran dan tidak berkait dgn hati . dari sini dapatlah kita kenal syaitan itu ....

slipar- Pensyarah
- Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18
Re: Surah 114: An-Nas
slipar wrote:adakah memesongkan hati
memesongkan fikiran dan
memesongkan kata2 itu bermadsud yg sama .
hati dan dada seolah roh dan jasad .
bila jasad merujuk kepada perbuatan termasuk kata2 bukan akal fikiran dan tidak berkait dgn hati . dari sini dapatlah kita kenal syaitan itu ....
Maafkan sy ... lebih 4 kali sy baca posting tuan .. tp sy tak paham .. boleh jelaskan dengan bahasa yg mudah ?

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
yg lebih ketara ... Al Quran acap kali mengenalkan kita dengan syitan dengan perilaku dan perbuatannya .. bukan mengenalkannya dgn rupa parasnya ... jelaslah Allah lebih memandangn kepada perilaku dan per buatan berbanding rupa dan paras ..
Perasankah kita .. jika kita ada 10 point dihati utk menilai sesorg ... hati yg tenang hanya meletakkan 1-2 point sahaja utk menilai rupa paras .. tetapi selebihnya lebih menilai dari perbuatan dan perilaku sesorg .. sesuai dengan ungkapan nabi s.a.w bahawa sesungguhnya Allah tidak melihat rupa paras dan tubuhnya tetapi melihat kepada keimanan dan hatinya ...
Sungguh besar maksud tersingkap dari surah yg ringkas ini ...
Perasankah kita .. jika kita ada 10 point dihati utk menilai sesorg ... hati yg tenang hanya meletakkan 1-2 point sahaja utk menilai rupa paras .. tetapi selebihnya lebih menilai dari perbuatan dan perilaku sesorg .. sesuai dengan ungkapan nabi s.a.w bahawa sesungguhnya Allah tidak melihat rupa paras dan tubuhnya tetapi melihat kepada keimanan dan hatinya ...
Sungguh besar maksud tersingkap dari surah yg ringkas ini ...

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
Maafkan sy ... lebih 4 kali sy baca posting tuan .. tp sy tak paham .. boleh jelaskan dengan bahasa yg mudah
Kita kena tahu diri kita
Senanglah kalau kita boleh ubah hati kita
Kita hanya boleh ubah tutur kata dan perbuatan kita
Itu lah yg akan di hitung kelak
Hati raja manusia
Kuasa yg mutlak bukan hak kita tapi hak raja

slipar- Pensyarah
- Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18
Re: Surah 114: An-Nas
slipar wrote:Maafkan sy ... lebih 4 kali sy baca posting tuan .. tp sy tak paham .. boleh jelaskan dengan bahasa yg mudah
Kita kena tahu diri kita
Senanglah kalau kita boleh ubah hati kita
Kita hanya boleh ubah tutur kata dan perbuatan kita
Itu lah yg akan di hitung kelak
Hati raja manusia
Kuasa yg mutlak bukan hak kita tapi hak raja
Benar tu .. jika kita tidak dpt mendidik hati kita .. kita akan binasa kelak .. benarlah apa yg dikatakan oleh Nabi s.a.w : dalam tubuh kita , ada seketul darah , baik dia ,baik la kita .. buruk dia , buruk lah kita , dia lah yg dipanggil hati .
Utk mengenal diri agar hati kita dpt di didiki .. wajar mengenal Allah sebenar2 mengenalnya .. mengikut perintahnya .. meninggal larangannya ..
Mudah2an kita dpt mengelakkan diri kita dari menjadi kaum yg terdahulu .. mengaku menjadi anak2 Allah tetapi dlm masa membunuh para nabi2nya ...

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
Mari kita lihat dari sudut saintifik pula.
Syaitan itu sifatnya membakar dan mudah terbakar. Kerana itu ia ditempatkan di neraka. Dalam diri manusia, ada bahan bakar yang kita panggil lemak atau kolestrol. Manusia yang kuat nafsu makannya, pasti memiliki banyak bahan bakar ini sehingga mudah hatinya kepanasan.
Dalam dada manusia, yang ada pengaruh dengan jiwa adalah jantung. Umpamanya, bila jiwa itu berdusta, jantung akan berdegup kencang. Bila manusia yang kuat berdusta itu diasak dengan kebenaran, dadanya akan rasa panas dan terbakar. Panas itu bukan dalam bentuk jasmani yang menyebabkan suhu dadanya naik, tetapi panas dari segi rohani. Hati manusia itu jadi rasa tertekan dan nak marah sahaja.
Serangan bisikan ragu-ragu biasanya akan menyebabkan jantung jadi lemah dan manusia itu jadi takut. Sebab itulah kita disuruh berlindung kepada Allah dari ragu-ragu ini.
Bagaimana nak berlindung kepada Allah? Maka lawanlah ragu-ragu itu dengan berpegang pada sesuatu yang benar. Bila kita jadi golongan yang benar, keyakinan di hati jadi kukuh dan kita jadi berani menegakkan kebenaran.
Musuh yang melemahkan diri seseorang manusia itu adalah keraguan dalam dirinya sendiri. Semakin banyak keraguan di lawan, hati jadi kuat dan keyakinan diri semakin teguh. Keteguhan keyakinan itu menjadikan manusia itu bersemangat tinggi.
Mengurangkan makanan berkolestrol boleh membantu kita menjadi seorang yang mampu melawan keraguan. Kolestrol dalam darah menyebabkan oksigen kurang sampai ke otak dan menyebabkan manusia itu susah berfikir dan cepat mengantuk.
Bila malas berfikir, manusia itu banyak ragu-ragu pada akalnya sendiri sehingga beragama main pakai turut kerana dirasakan itulah jalan selamat. Sedar tak sedar mereka telah tersesat dalam keraguan mereka sendiri. Akhirnya umat mereka pun jadi lemah.
Begitulah bahayanya penyakit ragu-ragu ini. Nampak macam kecil, tapi kesannya amat memudaratkan.
Syaitan itu sifatnya membakar dan mudah terbakar. Kerana itu ia ditempatkan di neraka. Dalam diri manusia, ada bahan bakar yang kita panggil lemak atau kolestrol. Manusia yang kuat nafsu makannya, pasti memiliki banyak bahan bakar ini sehingga mudah hatinya kepanasan.
Dalam dada manusia, yang ada pengaruh dengan jiwa adalah jantung. Umpamanya, bila jiwa itu berdusta, jantung akan berdegup kencang. Bila manusia yang kuat berdusta itu diasak dengan kebenaran, dadanya akan rasa panas dan terbakar. Panas itu bukan dalam bentuk jasmani yang menyebabkan suhu dadanya naik, tetapi panas dari segi rohani. Hati manusia itu jadi rasa tertekan dan nak marah sahaja.
Serangan bisikan ragu-ragu biasanya akan menyebabkan jantung jadi lemah dan manusia itu jadi takut. Sebab itulah kita disuruh berlindung kepada Allah dari ragu-ragu ini.
Bagaimana nak berlindung kepada Allah? Maka lawanlah ragu-ragu itu dengan berpegang pada sesuatu yang benar. Bila kita jadi golongan yang benar, keyakinan di hati jadi kukuh dan kita jadi berani menegakkan kebenaran.
Musuh yang melemahkan diri seseorang manusia itu adalah keraguan dalam dirinya sendiri. Semakin banyak keraguan di lawan, hati jadi kuat dan keyakinan diri semakin teguh. Keteguhan keyakinan itu menjadikan manusia itu bersemangat tinggi.
Mengurangkan makanan berkolestrol boleh membantu kita menjadi seorang yang mampu melawan keraguan. Kolestrol dalam darah menyebabkan oksigen kurang sampai ke otak dan menyebabkan manusia itu susah berfikir dan cepat mengantuk.
Bila malas berfikir, manusia itu banyak ragu-ragu pada akalnya sendiri sehingga beragama main pakai turut kerana dirasakan itulah jalan selamat. Sedar tak sedar mereka telah tersesat dalam keraguan mereka sendiri. Akhirnya umat mereka pun jadi lemah.
Begitulah bahayanya penyakit ragu-ragu ini. Nampak macam kecil, tapi kesannya amat memudaratkan.

Adli- Profesor Madya
- Number of posts: 1848
State:
Reputation: 4
Credits: 3094
Registration date: 2008-04-14
Re: Surah 114: An-Nas
gujiks wrote:yg lebih ketara ... Al Quran acap kali mengenalkan kita dengan syitan dengan perilaku dan perbuatannya .. bukan mengenalkannya dgn rupa parasnya ... jelaslah Allah lebih memandangn kepada perilaku dan per buatan berbanding rupa dan paras ..
Saya amat tertarik dengan topik ini. Ia mengundang saya untuk menulis dan bertukar pendapat di sini.
Saya setuju sangat dengan Gujiks ini. Tapi mungkin perlu ditambah sedikit perkaitannya dengan hati. Sebab Allah juga memandang pada dalam hati kita. Seringkali kita jumpa ayat yang mengatakan Allah mengetahui apa yang tersirat di dalam dada kita ini. Salah satunya ayat 7 dalam surah Az-Zumar.
Pada pendapat saya, kita dianugerahkanNya dengan 3 elemen yang tak
dapat dipisahkan. Hati, akal dan nafsu. Bila hati bersaudarakan akal
yang waras dan bertunjangkan ajaran yang Haq, maka baiklah jasad yang didiaminya itu. Tapi bila hati
ditunggangi nafsu, maka rosaklah jasad itu.
Akal yang waras akan dapat mengimbangi mana baik dan mana yang buruk.

dish- Siswa-Siswi
- Number of posts: 23
Reputation: 0
Credits: 1154
Registration date: 2009-04-18
Re: Surah 114: An-Nas
Adli wrote:Mari kita lihat dari sudut saintifik pula.
Syaitan itu sifatnya membakar dan mudah terbakar. Kerana itu ia ditempatkan di neraka. Dalam diri manusia, ada bahan bakar yang kita panggil lemak atau kolestrol. Manusia yang kuat nafsu makannya, pasti memiliki banyak bahan bakar ini sehingga mudah hatinya kepanasan.
Dalam dada manusia, yang ada pengaruh dengan jiwa adalah jantung. Umpamanya, bila jiwa itu berdusta, jantung akan berdegup kencang. Bila manusia yang kuat berdusta itu diasak dengan kebenaran, dadanya akan rasa panas dan terbakar. Panas itu bukan dalam bentuk jasmani yang menyebabkan suhu dadanya naik, tetapi panas dari segi rohani. Hati manusia itu jadi rasa tertekan dan nak marah sahaja.
Serangan bisikan ragu-ragu biasanya akan menyebabkan jantung jadi lemah dan manusia itu jadi takut. Sebab itulah kita disuruh berlindung kepada Allah dari ragu-ragu ini.
Bagaimana nak berlindung kepada Allah? Maka lawanlah ragu-ragu itu dengan berpegang pada sesuatu yang benar. Bila kita jadi golongan yang benar, keyakinan di hati jadi kukuh dan kita jadi berani menegakkan kebenaran.
Musuh yang melemahkan diri seseorang manusia itu adalah keraguan dalam dirinya sendiri. Semakin banyak keraguan di lawan, hati jadi kuat dan keyakinan diri semakin teguh. Keteguhan keyakinan itu menjadikan manusia itu bersemangat tinggi.
Mengurangkan makanan berkolestrol boleh membantu kita menjadi seorang yang mampu melawan keraguan. Kolestrol dalam darah menyebabkan oksigen kurang sampai ke otak dan menyebabkan manusia itu susah berfikir dan cepat mengantuk.
Bila malas berfikir, manusia itu banyak ragu-ragu pada akalnya sendiri sehingga beragama main pakai turut kerana dirasakan itulah jalan selamat. Sedar tak sedar mereka telah tersesat dalam keraguan mereka sendiri. Akhirnya umat mereka pun jadi lemah.
Begitulah bahayanya penyakit ragu-ragu ini. Nampak macam kecil, tapi kesannya amat memudaratkan.
Suka baca ulasan adli nie .. pada sy .. ini penjelasan secara psikologi ..bukanlah secara sainstifik .. apahal pun ..begitulah hakikatnya ...
Kita kembali merujuk kepada Al Quran .. bila kita bercerita pasal Al Quran .. barulah kita dpt mengenal .. apa yg terkandung dlm AlQuran .. memahami hakikat sebenar .. disebalik wahyu itu diperturunkan ....
Mcm yg adli kata td .. kita byk makan kolestrol ... menyusahkan kita melawan keraguan .. mengurangkannya .. dpt kita mengawal nafsu ... sesuai dengan agama Allah yg menwajibkan umatnya utk berpuasa .. dan nabi s.a.w selalu berpesan : asal penyakit itu berasal dari perut ..baik penyakit hati .. mahupun penyakit tubuh ...sesuailah nabi s.a.w membahagikan perut kepada 3 bahagian .. satu bahagian utk makanan .. satu bahagian utk air dan sebahagian yg akhir tuk udara ...
Kata org lama2 .. perut yg lapar .. menajamkan akal fikiran .. bila sy tanya abah sy dulu maksudnya .. abah jawab ngn selamba :" orang perut dah lapar ..mesti fikir camner nak cari makan ( keja ) .. tp kalo perut dah kenyang .. tidur ajelah jwbnya ..." sambil dia ambil parang tok gi kebun ...

gujiks- Siswa-Siswi
- Number of posts: 27
Location: Tanah Allah
Reputation: 0
Credits: 1517
Registration date: 2008-04-25
Re: Surah 114: An-Nas
Hati, akal dan nafsu.
Akal tu macam malaikat, macam nabi , beri buah fikiran dan petunjuk
Hati itu macam tuhan , dia punya kuasa , suci sentiasa,quran,kebenaran
Nafsu tu macam badan kita , yg wujud di alam nyata
Ini lah pendapat aku kenapa di gunakan dada mewakili badan/ jasad kita bukan hati .walau apa kejahatan pun yg datang dalam hati kita selagi batang tubuh kita tidak melakukannya maka tidak di kira berdosa , begitulah sebaliknya , ini perantara dia . yg dating dari hati kita kita tak boleh control sebab itu hak dia tuhan punya kuasa .. kita badan hanya hamba , di beri akal kelebihan kita sebagai pengganti dia di alam nyata .

slipar- Pensyarah
- Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18
Page 1 of 2 • 1, 2 
Similar topics» khasiat surah yassin
» Surah Al-Falaq (113)
» Truth Remains Falsehood Perishes (Surah Ar-Ra'd 13:17)
» A Grain of corn (Surah Al-Baqarah 2: 261)
» The Rope (Surah Al-'Imran 3:103)
» Surah Al-Falaq (113)
» Truth Remains Falsehood Perishes (Surah Ar-Ra'd 13:17)
» A Grain of corn (Surah Al-Baqarah 2: 261)
» The Rope (Surah Al-'Imran 3:103)
e-mindakita :: Minda Umum :: Al-Quran
Page 1 of 2
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum