Log in

I forgot my password

Who is online?
In total there are 5 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 5 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 123 on Mon Jun 30, 2008 10:03 pm
Statistics
We have 935 registered users
The newest registered user is Slogan

Our users have posted a total of 57751 messages in 1698 subjects
Poll

Negeri Asal Anda

5% 5% [ 4 ]
24% 24% [ 18 ]
22% 22% [ 16 ]
8% 8% [ 6 ]
8% 8% [ 6 ]
5% 5% [ 4 ]
7% 7% [ 5 ]
0% 0% [ 0 ]
7% 7% [ 5 ]
4% 4% [ 3 ]
0% 0% [ 0 ]
0% 0% [ 0 ]
3% 3% [ 2 ]
1% 1% [ 1 ]
5% 5% [ 4 ]

Total Votes : 74

Top posters
Admin (4097)
 
mekganu (3628)
 
Juang (3492)
 
penditaputra (3027)
 
tokkmudim (2844)
 
Kalam (2631)
 
myra_roses (2534)
 
zafran0512 (2315)
 
FeLiSeWoMaN (2310)
 
tajuNM (2159)
 


Mengutuk Umat Sendiri

Page 1 of 3 1, 2, 3  Next

View previous topic View next topic Go down

Mengutuk Umat Sendiri

Post by Adli on Mon May 25, 2009 4:55 pm

Mengutuk umat sendiri yang sudah terpesong dari ajaran sebenar Rasul-rasul terdahulu bukan kerja yang mudah. Ia menuntut manusia itu belajar kenal diri dahulu untuk melawan penyakit berbangga diri kononnya umatnya adalah umat terbaik.

Kaum Yahudi dan Nasrani di zaman Nabi Muhammad pun pernah kena penyakit yang sama kerana menganggap mereka sahajalah umat terpilih. Perangai jahat itu telah berjangkit kepada umat Islam sekarang kerana berbangga diri mereka sahaja umat terbaik.

Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya." Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu kerana dosa-dosamu?" Tidak, kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu). (Al Maa'idah: 18)

Kerana penyakit berbangga diri, umat Islam sekarang mula malas berfikir dan mengkaji ilmu alam (sains). Akibat lemah sains, mereka tidak tahu mereka-cipta teknologi dan berinnovasi. Hinggakan segala hasil bumi mereka mudah diratah dan dipergunakan untuk kesenangan bangsa yang bermentaliti tinggi itu. Mereka malas mencipta teknologi yang bermanfaat untuk kehidupan manusia, sebaliknya sibuk bermegah-megahan membeli teknologi sahaja.

Nak kutuk bangsa bermentaliti tinggi itu kerana kekuasaan yang Allah berikan kepada mereka? Kutuklah bangsa sendiri yang b0doh itu lebih baik sebab keb0dohan sesuatu umat disebabkan penyakit berbangga diri hanya akan menyebabkan umat itu diseksa dan diazab.

Berbangga diri itu adalah syaitan dan syaitan itu layak dikutuk. Sebab itulah Nabi Muhammad mengutuk bangsanya sendiri (Arab Jahiliyiah) sebelum mengutuk kaum Yahudi dan Nasrani yang berpenyakit berbangga diri juga. Tetapi umat Islam sekarang tak sanggup kutuk umatnya sendiri yang sudah tahap binatang ternak dan kera-kera yang hina, sebaliknya hanya mengutuk US dan Israel setiap kali peperangan melanda di tempat beranak-pinaknya umat Islam yang lemah itu.

Mengutuk bangsa sendiri memerlukan seseorang manusia itu berlaku adil dan jujur dalam menilai. Jika berprejudis terhadap bangsa lain dan menganggap bangsa sendiri sahaja benar dan bagus, manusia itu tidak layak memikul tanggungjawab menegakkan kebenaran. Sebab itulah para Rasul di kalangan lelaki yang boleh berlaku adil untuk memastikan dakwahnya bukan kerana kepentingan puak atau parti politiknya.

Mengutuk bangsa sendiri memerlukan semangat dan kekentalan hati sebab kebarangkalian kita akan dibalas dengan cercaan dan celaan adalah besar. Sunnah telah menetapkan, kaum kafir yang menurut amalan nenek moyang itu pasti panas hati bila kaum mereka dikutuk biarpun yang menasihati itu dari kalangan bangsa mereka sendiri. Bila mereka panas hati, mereka hanya mencela tanpa mampu bawakan apa-apa logik yang boleh difikirkan, sebab kata-kata beremosi hanya membakar hati mereka sendiri dan menyebabkan jantung mereka sendiri yang tertekan.

Kaum musyrik dan jahil memerhatikan hukum alam yang logik Allah tetapkan tidak sanggup akui bahawa seksaan-seksaan yang Allah timpakan kepada umat mereka adalah kerana dosa-dosa mereka. Perasaan berbangga diri yang tebal dalam hati mereka perlu dikikis dengan memperingatkan azab Allah termasuk azab kepanasan hati yang mereka rasa bila amalan nenek moyang mereka itu dibuktikan dusta dan diada-dakan atas nama Nabi.

Janji Allah adalah benar. Kedustaan selama mana ia dilakukan atas muka bumi, sampai masa yang Allah tetapkan, pasti kebenaran akan mengalahkan kedustaan tersebut. Sekarang pun kita sudah nampak Allah buka jalan sedikit demi sedikit untuk mengalahkan kedustaan atas nama seseorang Nabi itu seperti mana Nabi Muhammad dan golongan beriman terdahulu mampu mengalahkan kedustaan kaum Yahudi dan Nasrani atas nama Nabi-nabi mereka.... Smile

Adli
Profesor Madya

Number of posts: 1848
State:
Reputation: 4
Credits: 3094
Registration date: 2008-04-14

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Adli on Tue May 26, 2009 4:56 am

Laknat dan Kutukan Allah Kepada Penyembah Nabi

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi akan berkata: "Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka." Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim,

orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat. (Huud:18~19)


Adil lawannya zalim. Zalim bermakna tidak meletakkan sesuatu kena pada tempatnya. Mereka menetapkan sesuatu atas nama Nabi, tetapi tidak membuktikan ketetapan Allah dalam apa yang mereka katakan. Mereka itulah kaum pendusta!

Mereka ingat dengan senang-senang guna nama Nabi mereka sudah dalam golongan benar? Di atas dunia lagi Allah mengutuk mereka sehingga menjadikan kaum mereka adalah kaum paling lemah dan hina di atas muka bumi. Harapkan kuantiti sahaja ramai, tetapi tidak mampu membebaskan nasib rakyat Palestin gara-gara keb0dohan mereka memahami hukum alam (sains).

Mereka membengkokkan agama Islam yang lurus dengan menggunakan riwayat hadis agar seseorang Nabi itu disembah. Sedangkan Nabi itu tidak menyuruh menyembah dirinya sebaliknya mentaati apa yang Allah tetapkan.

Allah tetapkan kaum yang berfikir dan mengetahui hukum alam sahaja layak menguasai alam, kaum penyembah Nabi itu mengengkari dengan jadikan agama untuk tidak boleh difikirkan. Bagi mereka, apa yang tok guru-tok guru mereka suap dengan menggunakan riwayat hadis, itulah yang benar. Mereka meragui Al Quran yang telah sempurna dan terperinci dan tidak memerlukan kata-kata dusta atas nama Nabi untuk menetapkan apa yang Al Quran tidak tetapkan.

Kutukan Allah kepada kaum yang zalim, yang berdusta atas nama Nabi. Di atas dunia lagi kita nampak Allah masukkan kaum yang berdusta itu dalam kehidupan yang panas akibat berpecah-belah berebut kuasa dan kemegahan mereka sahaja beragama Islam. Apakah Allah bersama kaum yang sombong dan berbangga diri itu? Tidak, kaum pendusta dan menyembah Nabi itu tidak mendapat tempat di dunia dan di akhirat. Mereka pasti dihina kerana kedustaan yang mereka ada-adakan atas nama seseorang Nabi itu.

Adli
Profesor Madya

Number of posts: 1848
State:
Reputation: 4
Credits: 3094
Registration date: 2008-04-14

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by abu_muaz on Tue May 26, 2009 7:53 am

Hujjah org dah bagi.. dia jawab dgn karangan jer...

bertaubatlah... pintu taubat masih terbuka... maut menjengah bila bila masa sahaja... jgn sampai kita menyesal di sana nanti..tiada lagi peluang kali ke dua. Balik lah ke pangkal jalan..

Tafsir ayat 18 surah Huud.

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أُولَئِكَ يُعْرَضُونَ عَلَى رَبِّهِمْ وَيَقُولُ الْأَشْهَادُ هَؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى رَبِّهِمْ أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ


"Allah swt. menjelaskan bahwa orang-orang yang paling aniaya terhadap dirinya dan terhadap orang lain ialah mereka yang berbuat dusta terhadap Allah dengan ucapan dan perbuatan yaitu mereka yang mendustakan hukum Allah dan sifat-sifat-Nya atau yang mengangkat pemimpin-pemimpin mereka sebagai penolong-penolong yang dapat memberi syafaat di akhirat kelak tanpa izin Allah, atau mereka yang beranggapan bahwa Allah mempunyai anak seperti anggapan orang-orang Arab jahiliah bahwa malaikat-malaikat itu anak-anak perempuan Allah dan anggapan orang-orang Nasrani bahwa Nabi Isa a.s. itu anak Allah, atau mereka yang mendustakan Rasul-rasul Allah dengan maksud menghalangi manusia beriman. Pada hari kiamat nanti segala amal perbuatan mereka akan dihadapkan ke hadirat Allah untuk diadili dan ketika itu para malaikat, para Nabi, dan orang-orang mukmin yang saleh akan tampil sebagai saksi bahwa mereka adalah orang-orang yang membuat dusta terhadap Allah dan dengan persaksian itu akan terbongkarlah kepalsuan-kepalsuan mereka, dan mereka akan dikutuk oleh Allah sebagai balasan dari kelaliman mereka.

Allah swt. berfirman:


يَوْمَ لَا يَنْفَعُ الظَّالِمِينَ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوءُ الدَّارِ

Terjemahannya:
(Iaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang lalim permintaan maafnya, dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk.
(Q.S. Al-Mu'minun: 52)

Tafsir jalalain.. "(Dan siapakah) tidak ada seorang pun (yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah?) dengan menisbatkan sekutu terhadap-Nya dan menganggapnya mempunyai anak. (Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb mereka) kelak di hari kiamat di antara semua makhluk-Nya (dan para saksi akan berkata) lafal asyhaad adalah bentuk jamak dari lafal syahiid yang artinya saksi.

Mereka adalah para malaikat; mereka memberikan kesaksian, bahwa para rasul telah menyampaikan risalahnya, adapun orang-orang kafir mereka cap sebagai pendusta ("Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Rabb mereka." Ingatlah, kutukan Allah dilimpahkan atas orang-orang yang zalim) yaitu orang-orang musyrik."


Surah Huud:19


الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ كَافِرُونَ


Kemudian Allah swt. menjelaskan bahwa sesungguhnya orang-orang yang zalim itu ialah yang menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan memalingkan mereka dari agama yang benar dan jalan yang lurus. Mereka berusaha menyesatkan manusia dengan cara mengajak mereka kepada agama yang bengkok agar mereka lari menjauhkan diri dari agama yang benar. Mereka sengaja berbuat demikian karena tidak percaya pada hari akhirat.

abu_muaz
Pensyarah

Number of posts: 551
Reputation: 0
Credits: 2082
Registration date: 2008-04-19

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Adli on Thu May 28, 2009 5:59 am

Dengan karangan itulah kaum penyembah Nabi itu tidak mampu menjawab kenapa mereka TIDAK YAKIN dengan Al Quran yang sudah terperinci sehingga terpaksa guna riwayat yang tak logik dan tiada hukum alam sebagai penyokong.

Sebab itulah Allah hina kaum penyembah Nabi itu di muka bumi. Mereka boleh berdusta sebanyak mana mereka mahu, sebab kaum musyrik terdahulu pun melakukan perkara yang sama. Tetapi mereka tidak mampu mendustai bahawa Allah telah hina umat mereka dengan jadi umat yang mudah dikalahkan, mudah dijajah, mudah diperkuli, mudah diambil sumber minyak mereka, mudah diperkotak-katik, mudah memfitnah berebut kuasa, mudah berbunuh-bunuhan sesama sendiri atas alasan menegakkan Islam dan macam-macam kehinaan yang jika nak disenaraikan, memang hina terasa pada umat sendiri.

Hanya orang yang berbangga diri macam kaum Yahudi terdahulu sahaja tidak sanggup akui umatnya hina. Patutlah makin dinasihati, makin mereka tak sedar diri.

Dan perumpamaan (orang-orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu dan buta, maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti. (Al Baqarah: 171)

Memang tepat ayat ini kena pada orang musyrik itu. Mereka membutakan mata dan memekakkan telinga denagn kehinaan yang Allah timpa pada umat mereka gara-gara berbangga diri umat terbaik. Umat terbaik apa kebendanya kalau pemalas belajar ilmu alam yang Allah cipta ini. Mereka sibuk berpecah-belah berebut kuasa daripada sibuk belajar ilmu alam.

Jika di sekolah dahulu, pelajar yang pemalas dapat keb0dohan sahaja, begitulah umat yang pemalas belajar ilmu alam hanya jadi umat yang b0doh sahaja. Patutlah kerjanya berpecah-belah sesama sendiri... Smile

Adli
Profesor Madya

Number of posts: 1848
State:
Reputation: 4
Credits: 3094
Registration date: 2008-04-14

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by abu_muaz on Thu May 28, 2009 8:08 am

Yer..

Memang TEPAT AYAT tu utk Org Musyrik.


Yg ni aku setuju.

Tinggal lagi nak sedar atau tidak sahaja.

abu_muaz
Pensyarah

Number of posts: 551
Reputation: 0
Credits: 2082
Registration date: 2008-04-19

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Juang on Thu May 28, 2009 1:03 pm

Macam mana kaum musyrik penyembah Nabi itu nak sedar. Biarpun Allah hina kaum mereka jadi kaum yang lemah dan berpecah-belah, mereka tetap membutakan mata dan memekakkan telinga.

Mereka tidak berfikiran jauh, jika benarlah ajaran nenek moyang mereka atas nama riwayat Nabi itu, takkanlah hasilnya jadi umat yang lemah?

Begitulah balasan yang Allah timpakan kepada kaum yang TIDAK YAKIN pada Al Quran sudah sempurna dan detail, biarpun mereka kata Islam itu berlandaskan YAKIN.

Cheh! Dengan Al Quran sendiri sudah TAK YAKIN, itukah golongan yang beriman. Patutlah umat mereka dapat kehinaan sejak di dunia lagi. Memang patut pun balasan bagi kaum yang tidak sedar diri itu.

Smile

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5306
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by abu_muaz on Thu May 28, 2009 4:37 pm

Azan Asr sudah bergema!

Ayuh Solat..

Solat membezakan antara Kafir dgn Muslim.

Solat lah di Masjid...

Biarkan mereka dgn kesesatan. Kita hanya menyampaikan.

Jadikan hari ini hari akhir di forum sesat lagi menyesatkan ini...

Jom ke Masjid!


أَفَلَمۡ يَرَوۡاْ إِلَىٰ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُم مِّنَٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِۚ إِن نَّشَأۡ نَخۡسِفۡ بِهِمُ ٱلۡأَرۡضَ أَوۡ نُسۡقِطۡ عَلَيۡہِمۡ كِسَفً۬ا مِّنَ ٱلسَّمَآءِۚ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً۬لِّكُلِّ عَبۡدٍ۬ مُّنِيبٍ۬

٩:سَبَإ


Tinggalkan Forum sesat ini.... Jgn Bersubahat dgn GOlongan yang sesat. Aqidah tiada tawar menawar... MOga ALLAH melindungi dan memberi hidayah pada semua termasuk golongan sesat itu.

abu_muaz
Pensyarah

Number of posts: 551
Reputation: 0
Credits: 2082
Registration date: 2008-04-19

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Juang on Thu May 28, 2009 4:44 pm

Katakanlah, "Wahai orang-orang yang kafir, Aku tidak
menyembah apa yang kamu sembah (Al Kaafiruun:1~2)


Setelah melihat cara solat kaum kafir itu hanya menjadikan mereka
menyembah Nabi, takkanlah golongan beriman nak sembah macam mereka
sembah? Golongan beriman hanya sembah Allah dengan mentaati segala yang
Dia tetapkan, bukan selainNya.


Solat yang Allah terima sudah pasti solat yang menjadikan sesuatu umat itu berjaya. Kalau setakat melahirkan umat yang lemah dan berpecah-belah, solat apa yang mereka dapat.

Begitulah hasilnya solat ritual yang mereka ada-adakan atas nama Nabi. Hanya menyebabkan umat mereka terhina dan memalukan. Dengan Israel yang sikit itu pun mereka tidak mampu lawan. Memalukan sunggup.

Itulah hasil ajaran nenek moyang kaum penyembah Nabi. Mereka tetapkan solat tanpa adanya ketetapan dari Allah. Terimalah balas dari sisinya kepada kaum musyrik penyembah Nabi itu.

Puji-pujian bagi Allah yang membebaskan manusia yang berfikir dari menurut ajaran yang setakat melahirkan kaum yang lemah lagi suka berpecah-belah itu.


Smile

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5306
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by abu_muaz on Thu May 28, 2009 6:44 pm

وَلَقَدِ ٱسۡتُہۡزِئَ بِرُسُلٍ۬ مِّن قَبۡلِكَ فَحَاقَ بِٱلَّذِينَسَخِرُواْ مِنۡهُم مَّا ڪَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَہۡزِءُونَ

١٠:الاٴنعَام


bukti yang jelas nyata...

Tinggalkan Forum sesat ini...

Jauhi diri dari syubhah ...

jgn bersubahat dgn perkara mungkar...

abu_muaz
Pensyarah

Number of posts: 551
Reputation: 0
Credits: 2082
Registration date: 2008-04-19

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by lombo on Thu May 28, 2009 7:29 pm

adli....

mengata dulang paku serpih...mengata orang...diri sendiri yang terlebih...hahhaha..macam2 umat akhir zaman...

lombo
Siswazah

Number of posts: 212
Reputation: 0
Credits: 1337
Registration date: 2009-04-27

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Adli on Fri May 29, 2009 5:25 am

lombo wrote:adli....

mengata dulang paku serpih...mengata orang...diri sendiri yang terlebih...hahhaha..macam2 umat akhir zaman...

Yang pentingnya hasil ajaran nenek moyang kaum penyembah nabi itu hanyalah melahirkan kaum yang lemah dan berpecah-belah. Itulah realiti yang tidak boleh didustai oleh kaum penyembah nabi yang nak berpaling lari itu. Dasar pengecut bila kalah berhujah.

Puji-pujian bagi Allah... Smile

Adli
Profesor Madya

Number of posts: 1848
State:
Reputation: 4
Credits: 3094
Registration date: 2008-04-14

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by lombo on Fri May 29, 2009 12:06 pm

Adli wrote:
lombo wrote:adli....

mengata dulang paku serpih...mengata orang...diri sendiri yang terlebih...hahhaha..macam2 umat akhir zaman...

Yang pentingnya hasil ajaran nenek moyang kaum penyembah nabi itu hanyalah melahirkan kaum yang lemah dan berpecah-belah. Itulah realiti yang tidak boleh didustai oleh kaum penyembah nabi yang nak berpaling lari itu. Dasar pengecut bila kalah berhujah.

Puji-pujian bagi Allah... Smile


sekarang kaum ko xberpecah belah la ek??sape mazhab aliran ko??aku nak tau gak??salafussoleh ke??ke wahhabi??aku rasa 22 tu xstabil gak...hahahha..aku heranla...xngaji arab...xbaca alquran ...tapi kaji terjemahan...pastu jadikan pegangan dalam hidup...

lombo
Siswazah

Number of posts: 212
Reputation: 0
Credits: 1337
Registration date: 2009-04-27

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by slipar on Fri May 29, 2009 12:40 pm

sekarang kaum ko xberpecah belah la ek??sape mazhab aliran ko??aku nak tau gak??salafussoleh ke??ke wahhabi??aku rasa 22 tu xstabil gak...hahahha..aku heranla...xngaji arab...xbaca alquran ...tapi kaji terjemahan...pastu jadikan pegangan dalam hidup


bukak pekung nampak .. salafusoleh , wahabi tu geng mana tu . malu lah sikit

slipar
Pensyarah

Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Admin on Fri May 29, 2009 2:17 pm

Orang-orang yang percaya yakni berpegang hanya kepada al-quran satu-satunya tidak akan berpecah-belah dan dan tidak mempunyai mazhab atau aliran sebab mereka hidup hanya berteraskan ajaran dari al-quran. Riwayat hadis itulah yang menjadikan umat islam berpecah-belah, berpuak-puak dan tidak bersatu.

Admin
Canselor

Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3393
Registration date: 2008-04-07

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Juang on Fri May 29, 2009 3:53 pm

Benar tu bayau. Golongan beriman tidak perlu buat puak atau mazhab. Sebab golongan beriman hanya menerima sesuatu yang benar. Dan sesuatu yang benar itu satu sahaja kerana datang dari sumber yang satu. Oleh kerana guna sumber yang satu, macam mana nak berpuak-puak dan berpecah-belah?

Smile

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5306
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by slipar on Fri May 29, 2009 4:01 pm

kalau dulu saintis islam di gelar muktajilah kerana mereka dapat merungkaikan ilmu quran dgn agak berlawanan pemikiran bangsawan pada ketika itu. al ghajali terutamanya mengkafirkan banyak filosof2 islam yg terkemuka dalam bidang sains kerana di katakan membelangkangi wahyu. semenjak itu islam mula layu sebagaimana layunya melayu .

slipar
Pensyarah

Number of posts: 733
Reputation: -1
Credits: 1865
Registration date: 2009-04-18

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Juang on Fri May 29, 2009 4:33 pm

Padahal ilham yang membolehkan manusia memahami ilmu sains itu datangnya daripada Allah. Kalau kita fikir, Allah cipta alam ini dengan menetapkan hukum-hukumNya sehingga terbangunnya langit tanpa tiang. Jadi macam mana para saintis itu dikatakan membelakangi wahyu. Sedangkan Al Quran itu sendiri mempunyai ilham-ilham berbentuk sains. Cuma penghuraiannya tidaklah sedalam zaman sekarang sebab masa itu ilmu sains tidak berkembang luas macam sekarang.

Al Quran itu jika kita kaji ajarannya, adalah untuk melahirkan orang yang cinta mengkaji ilmu alam. Bermula dengan mengajak manusia mengubah attitude yang memalaskan manusia suka berfikir.

Manusia akan jadi malas kaji alam apabila sibuk berpecah-belah pasal agama, berlumba-lumba kejar wang dan harta untuk bermegah-megah, dan segala perbuatan yang menyebabkan masa untuk berfikir jadi kurang dan masa menurut kehendak nafsu jadi banyak.

Jadi ajaran asas Al Quran menuntut manusia itu belajar lawan nafsu yang suka manusia lalai dan malas berfikir.

Berfikir boleh diumpamakan seperti sebuah motor. Jika kurang tenaga elektrik dibekalkan, motor tersebut berpusing perlahan. Tetapi jika dipertingkatkan bekalan tenaga pada motor itu, ia akan berpusing lebih laju.

Nafsu kerjanya mengurangkan tenaga untuk menggerakkan minda. Bila minda bergerak perlahan, susah nak berpandangan jauh dan idea terbantut. Kerana itulah manusia kena pandai kawal diri masing-masing bagaimana nak mempertingkatkan tenaga dalam diri agar disalurkan lebih banyak untuk menggerakkan minda. Semakin laju minda digerakkan, makin berjela-jela ilham diturunkan.

Kenapa dalam Al Quran, Nabi Muhammad cabar orang kafir adakan kitab seperti Al Quran jika orang kafir itu benar? Inilah psikologi untuk menggerakkan minda orang kafir yang pemalas berfikir itu. Tetapi kerana orang kafir itu jenis manusia yang pemalas berfikir, maka mereka tidak mampu dapat idea yang logik dan bernas macam idea yang wujud dalam Al Quran.

Betapa cerdasnya pemikiran Nabi Muhammad, ketika zaman baginda tidak wujud roket lagi, baginda sudah nampak logik manusia boleh menembusi penjuru langit. Bukan calang-calang manusia boleh berfikir sejauh itu, sudah pasti hanya manusia yang suka memerhatikan hukum alam ini sahaja mampu melakukannya.

Malangnya, kaum penyembah Nabi itu otak mereka lembab dan tidak cerdas gara-gara ajaran tok guru mereka yang suruh beragama secara menurut dan jangan berfikir.

Mereka tidak tekankan bahawa Nabi Muhammad dapat Al Quran itu pun kerana berfikir. Tetapi mereka buat dakwaan dusta, Jibril yang ajar Nabi, dan baginda hanya menurut sahaja, seolah-olah baginda tidak berfikir. Itu yang mereka buat suatu ajaran agama kena ada tok guru, dan anak-anak murid mereka main sembah sahaja apa yang guru mereka kata. Malah ada jemaah yang sampai tahap mencium kaki tok guru atau minum air basuhan kaki tok guru mereka gara-gara sudah sampai taksub menyembah tok guru itu.

Smile

Juang
Dekan

Number of posts: 3492
State:
Reputation: 6
Credits: 5306
Registration date: 2008-08-26

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by lombo on Fri May 29, 2009 10:41 pm

slipar wrote:
sekarang kaum ko xberpecah belah la ek??sape mazhab aliran ko??aku nak tau gak??salafussoleh ke??ke wahhabi??aku rasa 22 tu xstabil gak...hahahha..aku heranla...xngaji arab...xbaca alquran ...tapi kaji terjemahan...pastu jadikan pegangan dalam hidup


bukak pekung nampak .. salafusoleh , wahabi tu geng mana tu . malu lah sikit


ikut mungla... laughing Very Happy :dancing:hahaha...

lombo
Siswazah

Number of posts: 212
Reputation: 0
Credits: 1337
Registration date: 2009-04-27

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by lombo on Fri May 29, 2009 10:44 pm

Juang wrote:Padahal ilham yang membolehkan manusia memahami ilmu sains itu datangnya daripada Allah. Kalau kita fikir, Allah cipta alam ini dengan menetapkan hukum-hukumNya sehingga terbangunnya langit tanpa tiang. Jadi macam mana para saintis itu dikatakan membelakangi wahyu. Sedangkan Al Quran itu sendiri mempunyai ilham-ilham berbentuk sains. Cuma penghuraiannya tidaklah sedalam zaman sekarang sebab masa itu ilmu sains tidak berkembang luas macam sekarang.

Al Quran itu jika kita kaji ajarannya, adalah untuk melahirkan orang yang cinta mengkaji ilmu alam. Bermula dengan mengajak manusia mengubah attitude yang memalaskan manusia suka berfikir.

Manusia akan jadi malas kaji alam apabila sibuk berpecah-belah pasal agama, berlumba-lumba kejar wang dan harta untuk bermegah-megah, dan segala perbuatan yang menyebabkan masa untuk berfikir jadi kurang dan masa menurut kehendak nafsu jadi banyak.

Jadi ajaran asas Al Quran menuntut manusia itu belajar lawan nafsu yang suka manusia lalai dan malas berfikir.

Berfikir boleh diumpamakan seperti sebuah motor. Jika kurang tenaga elektrik dibekalkan, motor tersebut berpusing perlahan. Tetapi jika dipertingkatkan bekalan tenaga pada motor itu, ia akan berpusing lebih laju.

Nafsu kerjanya mengurangkan tenaga untuk menggerakkan minda. Bila minda bergerak perlahan, susah nak berpandangan jauh dan idea terbantut. Kerana itulah manusia kena pandai kawal diri masing-masing bagaimana nak mempertingkatkan tenaga dalam diri agar disalurkan lebih banyak untuk menggerakkan minda. Semakin laju minda digerakkan, makin berjela-jela ilham diturunkan.

Kenapa dalam Al Quran, Nabi Muhammad cabar orang kafir adakan kitab seperti Al Quran jika orang kafir itu benar? Inilah psikologi untuk menggerakkan minda orang kafir yang pemalas berfikir itu. Tetapi kerana orang kafir itu jenis manusia yang pemalas berfikir, maka mereka tidak mampu dapat idea yang logik dan bernas macam idea yang wujud dalam Al Quran.

Betapa cerdasnya pemikiran Nabi Muhammad, ketika zaman baginda tidak wujud roket lagi, baginda sudah nampak logik manusia boleh menembusi penjuru langit. Bukan calang-calang manusia boleh berfikir sejauh itu, sudah pasti hanya manusia yang suka memerhatikan hukum alam ini sahaja mampu melakukannya.

Malangnya, kaum penyembah Nabi itu otak mereka lembab dan tidak cerdas gara-gara ajaran tok guru mereka yang suruh beragama secara menurut dan jangan berfikir.

Mereka tidak tekankan bahawa Nabi Muhammad dapat Al Quran itu pun kerana berfikir. Tetapi mereka buat dakwaan dusta, Jibril yang ajar Nabi, dan baginda hanya menurut sahaja, seolah-olah baginda tidak berfikir. Itu yang mereka buat suatu ajaran agama kena ada tok guru, dan anak-anak murid mereka main sembah sahaja apa yang guru mereka kata. Malah ada jemaah yang sampai tahap mencium kaki tok guru atau minum air basuhan kaki tok guru mereka gara-gara sudah sampai taksub menyembah tok guru itu.

Smile


panjangnya karangan...tapi pointless...hahha laughing dancing :gini la golongan ade ilmu dunia yang mula mencari agama tapi salah langkah...pikir dalam sangat...tapi last2 sesat...

lombo
Siswazah

Number of posts: 212
Reputation: 0
Credits: 1337
Registration date: 2009-04-27

Back to top Go down

Re: Mengutuk Umat Sendiri

Post by Admin on Sat May 30, 2009 12:34 am

Meskipun kamu anggap hanya karangan tapi itulah cara orang yang matang bila berhujah. Manakala golongan yang tidak matang berhujah hanya pandai mengejek serupa dengan orang-orang kafir dahulu semasa nabi muhammad menyampaikan ayat-ayat al-quran kepada mereka. Ini disebabkan;

1. hati mereka ditutup Allah dan berpenyakit,
2. pendengaran mereka ditutup Allah; dan
3. penglihatan mereka juga ditutup Allah.

2:7. Allah meletakkan penutup pada hati mereka, dan pada pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka, penudung; dan bagi mereka, azab yang besar.

2:10. Di dalam hati mereka ada penyakit, dan Allah menambahkan penyakit mereka, dan bagi mereka, azab yang pedih kerana mereka mendustakan.

Admin
Canselor

Number of posts: 4097
State:
Reputation: 8
Credits: 3393
Registration date: 2008-04-07

Back to top Go down

Page 1 of 3 1, 2, 3  Next

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum