Log in

I forgot my password

Who is online?
In total there are 2 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 2 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 123 on Mon Jun 30, 2008 10:03 pm
Statistics
We have 932 registered users
The newest registered user is mhdi

Our users have posted a total of 57734 messages in 1697 subjects
Poll

Negeri Asal Anda

5% 5% [ 4 ]
24% 24% [ 18 ]
21% 21% [ 16 ]
8% 8% [ 6 ]
8% 8% [ 6 ]
5% 5% [ 4 ]
6% 6% [ 5 ]
0% 0% [ 0 ]
6% 6% [ 5 ]
4% 4% [ 3 ]
0% 0% [ 0 ]
0% 0% [ 0 ]
2% 2% [ 2 ]
1% 1% [ 1 ]
5% 5% [ 4 ]

Total Votes : 74

Top posters
Admin (4096)
 
mekganu (3628)
 
Juang (3488)
 
penditaputra (3027)
 
tokkmudim (2844)
 
Kalam (2631)
 
myra_roses (2534)
 
zafran0512 (2315)
 
FeLiSeWoMaN (2310)
 
tajuNM (2159)
 


Pelangi Di Ufuk Senja - Azyuni Melza

(Derita semalam mendorongku terus ke hadapan)

Kekuatan hati ini entah di mana letaknya. Entah dibawa angin lalu...entah lenyap ditelan waktu...entah hilang membisu di balik awan. Tika ini, seluruh ruang kehidupan bagai hilang arah...sesat tujuan...salah haluan. Payah kiranya mencari kesempurnaan. Apatah lagi tatkala kekasih hati tiba-tiba menjauhkan diri. Saat dihimpit pilu...lalu apa lagi yang tinggal selain daripada keluhan dan kedukaan.

Namun Kamal sedar, keluhan dan kedukaan tidak mampu mengubah apa-apa. Keluarga memerlukan semangatnya bagi mengubah nasib mereka, mengangkat kepada satu kehidupan yang lebih berharga. Bukankah kerana kemiskinan mereka dipandang hina...menjadi bahan umpatan dan kejian manusia-manusia yang tidak berperasaan. Lalu di perosok mana harus dilontarkan semua derita ini?

Namun Kamal percaya...rezeki ini milik Tuhan. Hak-Nya untuk menentukan jatuh bangun sebuah kehidupan. Lalu dia terima dan bersyukur jika inilah rezeki dan kehidupannya.

Dapatkan segera di pasaran sekarang. Karya sulung Webmaster E-Minda Kita terbitan Creative Enterprise Sdn Bhd.